![]() |
| Banjir masih merendam sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan |
hallobanua.com, Kalimantan Selatan – Bencana banjir yang menimpa 11 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, banyak berdampak terhadap sendi-sendi kehidupan masyarakat. Mulai dari dampak kesehatan, ekonomi hingga dampak sosial, tidak luput dari terjangan banjir yang sudah hampir 2 pekan terjadi.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) per 24 Januari 2021 pukul 09.00 wita, sebanyak 712.129 jiwa menjadi korban, dan 113.420 jiwa harus mengungsi dikarenakan bencana ini.
Banjir juga merusak sedikitnya 46.235 ha lahan pertanian yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Kalsel. Begitu pula dengan pembudidayaan ikan, banjir juga berdampak pada pembudidayaan ikan di 11 kabupaten/kota.
Diperkirakan, kerugian para pembudidayaan ikan mencapai Rp 93.680.535.600 dari total 8.817 orang yang terdampak.
Peternakan juga tidak luput dari terjangan banjir, sebanyak 10.219 ekor itik, 206 ekor sapi, 150 ekor kambing dan 16.353 ekor ayam buras, juga terdampak dan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit.
Berikut ini data sebaran korban bencana banjir di 11 kabupaten/kota di Kalsel berdasarkan data dari BPBD Kalsel per 24 Januari 2021 pukul 09.00 wita:
- Kabupaten Tabalong
- 3.194 KK
- 9.937 jiwa - Kabupaten Balangan
- 6.235 KK
- 19.100 jiwa - Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST)
- 28.183 KK
- 86.825 jiwa - Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU)
-7.722 KK
- 23. 284 jiwa - Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS)
- 3.968 KK
- 9.753 jiwa - Kabupaten Tapin
- 549 KK
- 1.607 jiwa - Kabupaten Barito Kuala (Batola)
- 17.740 KK
- 25.696 jiwa - Kabupaten Banjar
- 60.654 KK
- 275.906 jiwa - Kabupaten Tanah Laut
- 13.476 KK
- 142.578 jiwa - Kota Banjarbaru
- 2.176 KK
- 8.918 jiwa - Kota Banjarmasin
- 35.138 KK
- 108.524 jiwa




0 Komentar