Air Semakin Tinggi, Warga Cempaka Putih Akui Masih Belum Dapat Bantuan

Hallobanua.com, Banjarmasin - Debit air di Kota Banjarmasin belum ada tanda tanda menurun, malah terus meninggi, hingga membuat Jl. Simpang Kuripan Komplek Cempaka Putih Kelurahan Kuripan Kecamatan Banjarmasin Timur, digenangi air hingga selutut orang dewasa. 

Lebih parahnya lagi, sampai saat ini warga Cempaka Putih yang justru berada di tengah kota, mengaku masih belum menerima bantuan dari pihak pemerintah kota setempat.

"Sampai sekarang belum ada bantuan. Cuma dapat nasi bungkus dari Tagana," ucap Ketua RT 08, Saiful, Senin kepada hallobanua.com ( 18/01/21). 

Ia mengatakan, bantuan tersebut sangatlah tidak mencukupi keperluan warganya yang berjumlah 103 KK dan 383 jiwa tersebut. 

"Kami bagi saja seadanya yang prioritas. Tapi dikira warga kita yang pilih kasih. Padahal bantuannya yang memang sedikit," tuturnya. 

Laki laki 65 tahun tersebut juga mengatakan, banjir terparah yakni tadi malam yang mencapai hampir selutut orang dewasa yang membuat sebagian orang mengungsi ketempat lain. 

"Hampir 1 minggu, Tadi malam lebih selutut. Beberapa orang juga diungsikan ke musholla sebagian," ujarnya.

Sementara itu, Eva Rizkiyana, Warga RT. 7 Kelurahan Kebun Bunga menilai karena  tidak berfungsunya drainase di kawasan itu, membuat banjir dikawasannya meninggi bahkan hampir sepinggang. 

"Sepertinya saluran drainase tidak berfungsi, sehingga air tergenang  dan tidak turun mengalir," kata  Eva kepada hallobanua.com

Ia juga mengaku, hampir sepekan sudah warga merasakan kondisi tersebut, ditambah lagi tidak ada posko yang didirikan di sekitar lokasi. 

"Sejak awal banjir tidak ada bantuan. Warga juga sudah banyak yang sakit. Apalagi anak-anak. Baru hari ini tadi dibagun oleh RT, posko darurat," keluh Eva. 

Penulis: Rian | Editor: Yayan

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya