Hallobanua.com, Banjarmasin - Pasca rampung dibangun, akhirnya Pemerintah Kota Banjarmasin, meresmikan Jembatan Antasan Bromo, di Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Senin, pagi (04/01/22).
Proyek jembatan di kawasan ekowisata tersebut, sebelumnya sempat ditutup setelah serah terima dari pihak kontraktor kepada pemerintah kota setempat.
Tepat hari ini, Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina meresmikan kawasan jembatan gantung penghubung kawasan Mantuil dan Pulau Bromo.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti Jembatan Antasan Bromo dan Prasasti RTH Bromo, juga dengan pemotongan kembang barenteng yang didampingi Ketua serta Anggota DPRD Kota Banjarmasin.
Kepada hallobanua.com, H Ibnu Sina mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang turut andil dalam pembangunan mega proyek Jembatan Antasan Bromo tersebut.
"Terima kasih kepada semua pihak yang mendukung, yakni PUPR, Penyedia dan secara khusus RTH nya didedikasikan untuk arsitek jembatan ini, yakni Almarhum Ari Pardeni. Yang dimasa sakit beliau menyelesaikan desainnya," ucapnya usai peresmian.
Ditambahkan Ibnu, Pembangunan jembatan ini merupakan upaya mewujudkan sarana dan prasarana untuk masyarakat dikawasan Pulau Bromo dan sekitarnya.
"Ini cita cita masyarakat 20 tahun lalu dan alhamdulillah hari ini bisa kita wujudkan," imbuhnya.
Ibnu juga berharap agar kawasan tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.
"Kami berharap, infrastruktur ini bisa dimanfaatkan segera oleh warga karena itu, tolong dipelihara," pintanya.
Akan tetapi, meski sudah diresmikan, Pimpinan Kota Seribu Sungai itu mengatakan, masih menutup kawasan tersebut dari pengunjung, sebagai upaya Pemko Banjarmasin menghindari kerumunan massa di masa pandemi ini.
"Setelah pembukaan ini akses untuk warga kita izinkan, tapi untuk pengunjung masih kita tutup. Karena situasi kita yang masih pandemi ini, ditakutkan terjadi cluster penularan Covid-19 di Kota Banjarmasin," ungkapnya.
Ibnu juga mengungkapkan, akan menempatkan petugas yang terdiri dari Dinas Perhubungan serta Satuan Polisi Pamong Praja Kota Banjarmasin untuk melakukan pengawasan.
"Pengawasan kita akan tempatkan Dishub dan Satpol PP. Jangan sampai masyarakat terlalu banyak dikawasan siniz hingga bisa menimbulkan kerumunan," pungkasnya.
Rian Akhmad
Editor Yayan




0 Komentar