hallobanua.com, Banjarmasin - Antusias warga untuk mendatangi Jembatan Antasan Bromo yang kini menjadi ikon kawasan ekowisata baru di Kota Seribu Sungai, semakin ramai.
Bahkan, meski baru saja diresmikan beberapa menit, masyarakat langsung menyerbu kawasan Jembatan Antasan Bromo, di Kelurahan Mantuil Kecamatan Banjarmasin Selatan tersebut , Senin, (04/01/21).
Padahal, Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina menginstruksikan agar menutup sementara waktu, Jembatan Antasan Bromo untuk pengunjung.
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kadis PUPR Kota Banjarmasin, Windiasti Kartika, kepada hallobanua.com, mengatakan, sesuai instruksi Walikota Banjarmasin, kawasan Jembatan Antasan Bromo masih ditutup.
"Sementara ini kebijakan dari Pak wali sebenarnya masih kita tutup," ucapnya usai peresmian.
Diakuinya, pihaknya tak bisa membendung tingginya antusias warga untuk melihat dan mengunjugi ikon wisata baru yakni jembatan gantung berbentuk roller coaster tersebut.
"Cuma karena animo masyarakat yang tinggi membuat kita sulit membendungnya," ungkapnya.
Kendati demikian, pihaknya bersama dinas dan instansi terkait akan menggelar rapat untuk tindak lanjut penanganan jembatan gantung tersebut.
"Setelah acara ini, unsur pimpinan pemko akan kembali ke balai kota dan langsung rapat yang membahas tindak lanjut apa yang akan diambil untuk penanganan pengelolaan kawasan Jembatan Antasan Bromo ini," timpalnya.
Sementara itu, Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina juga menghimbau agar masyarakat selalu menerapkan Protokol Kesehahatan saat berada di kawasan jembatan tersebut.
"Dimasa pandemi ini, kami menghimbau siapapun yang kesini, protokol kesehatan tetap dilaksanakan, yakni mencuci tangan, menggunakan masker, serta menghindari kerumunan," himbaunya.
Seperti diberitakan, kawasan Jembatan Antasan Bromo ditutup sementara waktu bagi pengunjung. Namun, jembatan gantung tersebut diperbolehkan untuk dilalui hanya untuk warga sekitar di Mantuil dan kawasan Pulau Bromo.
Pasca diresmikan, Pemko Banjarmasin mulai melakukan pengawasan dan penjagaan oleh petugas gabungan yakni Polri, Dishub serta Pol PP setempat.
Penulis : Rian Akhmad
Editor: Yayan




0 Komentar