Rumah korban Gempa Di Majene
hallobanua.com, Kotabaru-Guncangan gempa tektonik terjadi di wilayah Majene Sulawesi Barat, getarannya sempat dirasakan warga Pulau Laut Kotabaru.
Bahkan, saking dahsyatnya gempa susulan dengan kekuatan 6,2 Episenter membuat warga Kotabaru terbangan dari tidurnya akibat goncangan gempa, yang berlokasi di darat pada jarak 6 km arah Timur Laut Majene, Sulawesi Barat pada kedalaman 10 km, pada Jumat, (15/01/21) dini hari,sekitar pukul 01.28.17 WIB.
Peristiwa ini membuat BMKG Kotabaru, meminta warga agar jangan panik tetap waspada dan hati-hati, kerena tidak menutup kemungkinan akan adalagi gempa susulan.
Ditambah lagi, dengan kondisi cuaca sekarang yang seringkali terjadi turun hujan deras dibarengi dengan angin kencang, BMKG setempat juga mengingatkan agar tetap waspada.
Kepala BMKG Kotabaru,Toni Kurniawan, melalui Hairul Zulkifli, selaku petugas Pelayanan Informasi Stasiun Meteorologi Gusti Syamsir Alam Kotabaru, membenarkan getaran gempa susulan lebih terasa daripada yang kemarin.
"Ya, biasanya magnitudo lebih kecil dibandingkan sebelumnya tapi gempa yang terjadi dini hari lebih besar dari sebelumnya. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi, salah satunya mekanisme gempa yang memicu patahan atau lempengan lain di daerah gempa terdahulu, "ujarnya.
Gempa bumi yang terjadi, lanjut Hairul, merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal, sesuai hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki magnitudo M=6,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2,98 LS dan 118,94 BT.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault), hal itu jarang terjadi dimana gempa terdahulu dalam jangka waktu dekat biasanya magnitudo gempa lebih kecil. Untuk masyarakat Kotabaru diharap untuk tetap tenang, dan selalu update informasi dari BMKG, "pungkasnya
Penulis Heri
Yayan
kotabaru



0 Komentar