![]() |
| Pj Sekretaris Daerah Kalsel, Roy Rizali Anwar |
Hallobanua.com, Kabupaten Banjar – Cuaca ekstrim disertai hujan deras yang terjadi di sebagian wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengakibatkan bencana banjir dengan tinggi bervariasi, mulai dari mata kaki orang dewasa hingga setinggi atap rumah.
Adapun daerah dengan banjir terparah yakni Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut dan Kabupaten Hulu Sungai. Di ketiga kabupaten ini ketinggian banjir rata-rata setinggi lutut hingga setinggi bahu orang dewasa.
Bahkan, gerusan banjir sampai memutus Jembatan Bawahan Selan yang merupakan jembatan penghubung antara Astambul – Mataraman, Kabupaten Banjar.
Dengan putusnya Jembatan Bawahan Selan ini, maka arus lalu lintas dari arah Banjarmasin dan Banjarbaru yang ingin menuju ke arah Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Kabupaten Tabalong harus dialihkan ke jalan milik PT. Talente Bumi di KM 71 yang tembus ke Desa Margasari, Tapin.
Menyikapi kejadian ini, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar mengatakan bahwa dirinya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait.
“Kita sudah berkomunikasi dengan pihak Balai Jalan, mereka sudah memantau ke lokasi dan sudah melapor ke pimpinan. Dan akan dilakukan penanganan sementara yaitu membangun jembatan darurat."
Kami juga mendapat informasi bahwa jalan hauling milik PT. Talenta Bumi akan digunakan untuk sementara kondisi darurat tersebut,” kata Roy saat ditemui usai kegiatan vaksinasi di Mahligai Pancasila, Kamis (14/1/21).
Mengenai status Kalsel saat ini, Roy mengatakan bahwa pembahasan mengenai status Kalsel akan dilakukan hari ini.
“Status akan kita pelajari hari ini, akan kita rapatkan. Kalau memang kondisinya saat ini harus kita naikkan statusnya menjadi siaga darurat maka akan kita naikkan,” paparnya.
Roy juga menjawab isu mengenai situasi Waduk Riam Kanan yang diisukan mengalami masalah.
“Untuk Waduk Riam Kanan tadi kita sudah komunikasi dengan pengelola, informasinya memang Waduk Riam Kanan kondisinya lagi penuh, otomatis airnya melimpah melalui spillway. Kondisi bangunan tidak ada retak, tidak ada jebol. Sampai saat ini kondisinya masih bagus,” jelasnya.
Terkait penyaluran bantuan kepada korban banjir, Roy menjelaskan bahwa pihaknya telah mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menggalang bantuan.
“Kita sudah membuat surat edaran untuk semua Kepala SKPD untuk mengikutsertakan instansi lain serta mitra kerjanya agar menggalang bantuan sebanyak-banyak melalui posko di Dinas Sosial yang nanti akan kita salurkan secara tepat,” pungkasnya.
Penulis: Akim | Editor: Yayan




0 Komentar