![]() |
| Tim rescue gabungan masih melakukan proses pencarian korban, Sabtu petang (2/1/21) |
Hallobanua.com, Banjarmasin - Pasca dikabarkan seorang santri tenggelam di Sungai Martapura, tim rescue gabungan masih melakukan proses pencarian korban, Sabtu petang (2/1/21).
Dari pantauan hallobanua.com, di lapangan, tim gabungan terdiri dari Dinas Sosial Provinsi Kalsel, BPBD Kota Banjarmasin, PMI Kota Banjarmasin serta gabungan emergency Kota Banjarmasin serta dibantu warga sekitar, pencarian terhadap korban kembali dilakukan di hari kedua pasca dikabarkan tenggelam.
Kepada hallobanua.com, Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Dinas Sosial Kalimantan Selatan, Ahmadi, mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan pencarian lanjutan bersama tim relawan.
"Memasuki hari kedua, lebih dari 24 jam dengan metode pencarian perkelipatan 6 jam, dibawah kordinasi Basarnas Banjarmasin serta relawan gabungan, sampai saat ini korban masih belum ditemukan," ujarnya kepada hallobanua.com, Sabtu, (02/01/21).
Tidak hanya itu, rupanya pihak keluarga korban yang datang dari Tanggerang, juga ikut melakukan penyisiran bersama tim pencarian.
"Orang tuanya juga datang tadi pagi tadi dilokasi, sempat juga ikut penyisiran sebanyak 2 kali, yakni pukul 10.00 dan pukul 14.00 bersama kami," ucapnya.
Arus bawah sungai yang deras serta luasnya sungai Martapura, menjadi kendala bagintim gabungan untuk melakukan pencarian maupun penyisiran.
"Dalam perhitungan jam memang harusnya sudah ditemukan, akan tetapi karena arus bawah sungai yang deras dan luasnya areal sungai Martapura ini, membuat keterlambatan untuk korban ini ditemukan. Sampai saat ini radius pencarian kurang lebih 5 km, tapi kita harap jangan sampai sungai Barito," ungkapnya.
Pihaknya menyatakan akan terus melakukan pencarian sampai waktu yang tidak ditentukan.
"Kita akan terus melakukan pencarian sampai korban ditemukan," ujarnya.
Rencananya, jika korban ditemukan, pihaknya keluarga akan membawa korban ke tempat keluarganya.
Seperti diberitakan, salah seorang santri bernama Afrizal Ahmad Bhahari (16), dikabarkan tenggelam di Sungai Martapura di Jl Seberang Mesjid Banjarmasin Tengah, Jumat kemarin.
Korban nekad berenang dan dikabarkan tenggelam lantaran baru bisa belajar berenang.
Penulis : Rian Akhmad
Editor Yayan





0 Komentar