Kota Palangka Raya Bantu 3 Truk Sembako ke Korban Banjir di Banjarmasin


hallobanua.com, Banjarmasin - Bantuan kemanusian untuk para korban musibah banjir terus mengalir ke Pemko Banjarmasin.
 
Dan tadi malam sekitar  pukul 22.00 WITA, bantuan dari Kota Palangka Raya, Provinsi Kalteng juga telah tiba di Bumi Kayuh Baimbai. 

Bantuan dari provinsi tetangga itu berupa Sembilan Bahan Pokok (Sembako) dengan jumlah tiga truk atau senilai Rp 51.750.000.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin, kepada Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, di rumah dinas Walikota Banjarmasin, Senin malam (18/1/21).

“Saya atas nama warga Kota Banjarmasin mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pak Walikota Palangka Raya dan warga Kota Palangkaraya atas kepeduliannya dalam musibah banjir yang menimpa dan melanda Kalimantan Selatan khususnya di Kota Banjarmasin,” ujar H Ibnu Sina kepada Fairid Nafarin, usai menerima bantuan tersebut. 

Dikatakannya, bantuan yang diberikan para donator itu akan sesegeranya didistribusikan ke dapur umum yang ada di lokasi bencana. 

Kepada masyarakat, orang nomor satu di kota berjuluk seribu sungai ini berharap warga bisa sedikiti bersabar, karena Pemko Banjarmasin sedang membagikan semua bantuan tersebut ke Posko-Posko penanggulangan bencana. 

“Saya himbau kepada masyarakat harap bersabar kita pastikan di semua kecamatan terutama Banjarmasin Timur dan Selatan sudah ada posko dan dapur umum, yang siap menyuplai bahan makanan,” ujarnya. 

Menyinggung genangan air yang masih relative tinggi, H Ibnu Sina mengaku masih berusaha mencarikan solusinya.
Bahkan, beberapa cara juga telah dilakukan untuk mengurangi debit air diantaranya dengan menyalurkan ke sungai-sungai terdekat, hingga membuka saluran baru untuk mengalirkan air. 

“Kami sedang berusaha mencari solusi terhadap genangan-genangan tinggi ini, mudah-mudahan sungai nya tetab berfungsi dengan baik, terutama di Banjarmasin Timur ini pembuangannya ke Sungai Lulut, kemudian melalui Veteran, malam kemaren Jalan Veteran yang di pasar kuripan itu sudah kita jebol, kemudian kita bikin alur baru supaya air tetap berjalan lancar, memang ada satu yang tersumbat di sungai kuripan itu, dan dalam jangka panjang nanti itu harus kita benahi lagi,” jelasnya. 

Sebenarnya, beber H Ibnu Sina lagi, Sungai Guring yang terletak di kawasan Kecamatan Banjarmasin Timur sudah pernah dikeruk di tahun 2019 lalu. Namun, akibat besarnya volume air yang masuk tahun ini, membuat badan sungai tidak mampu menampungnya.

Pengerukan sungai itu, katanya lagi, tidak semudah yang dibayangkan. Ketika Pemko Banjarmasin melakukan pengerukan Sungai Guring di tahun 2019 lalu, sempat terjadi insiden, dimana tanah di pinggir sungainya mengalami longsor. Untungnya, dalam peristiwa tidak ada korban jiwa dan harta benda. 

Untuk itu, bila nanti dilakukan pengerukan sungai lagi, Pemko Banjarmasin tidak akan gegabah dan akan benar-benar memperhitungkan semua kemungkinan yang terjadi, untuk mengurangi resiko. 
“Ke depannya memang harus hati-hati, karena kita mengeruk tahun 2019 itu berdampak juga tanah jadi rumbih, dan bila di keruk lebih dalam lagi akan sangat berbahaya bagi rumah-rumah yang ada dipinggir,” ujarnya. 

Penulis: dokpim-bjm dan Tim Liputan | Editor: Yayan
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya