Masyitah Melahirkan di Dalam Mobil Evakuasi Relawan Sebelum Dilarikan ke Klinik Bersalin

Proses persalinan Masytah warga terdampak banjir, terpaksa melahirkan di dalam mobil evakuasi relawan sebelum dilarikan ke klinik bersalin

hallobanua.com, Kertak Hanyar - Seorang ibu rumah tangga, terpaksa harus melahirkan putra pertamanya di dalam mobil evakuasi tim relawan, sebelum sampai di klinik bersalin, Senin siang, (25/1/21). 

Masyitah (22), isteri dari Muhammad Rajudin  Nor (25),  warga Jl Mahligai Komplek Mahligai Indah 1 jalur 9 Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, melahirkan dalam mobil operasional tim relawan milik Dinsos Kota Banjarmasin,  sebelum sempat dilarikan ke rumah klinik bersalin. 

Persalinan pertama Masyitah itu, dibantu oleh seorang bidan yang juga ikut dalam mobil relawan tersebut, bersama dua orang warga disana yang  ikut mendampingi. 

Sebelum melahirkan, Masyitah pada pagi harinya, sempat merasakan kontraksi. 

Oleh suami dan tetangganya, Masyitah dibawa ke klinik bersalin  yang jaraknya sekitar 5 km dari tempat tinggalnya. 

Kondisi jalan lingkungan tempat tinggal Masyitah yang terendam air akibat banjir, Masyitah pun terpaksa harus dievakuasi menuju mobil relawan menggunakan jukung. 

Ketika di dalam mobil relawan, Masyitah semakin mengalami kontraksi. Saat mobil hendak menuju ke klinik bidan, Masyitah pun sudah mau melahirkan. 

Akhirnya diputuskan mobil mengangkut Masyitah berhenti di tengah jalan, hingga proses persalinan Masyitah dilakukan di dalam mobil evakuasi tim relawan. 

Usai melahirkan di dalam mobil relawan, Masyitah dan bayinya dirujuk dan dirawat ke klinik bersalin  Ema Sulistiyani di Komplek H Bulan Jl Ayani KM 9 Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar. 

"Alhamdulillah, sudah melahirkan,  bayi kami tadi beratnya 2,9 Kg, jenis kelamin laki laki. Tidak mengira juga kalau sampai melahirkan di dalam mobil, karena sudah tidak tahan lagi. Sebelum bayinya keluar, pas mau dibawa ke jukung air ketuban sudah pecah, " cerita Masyitah saat ditemui hallobanua.com di klinik bidan, Sabtu siang (25/1/21). 

Masyitah dan suaminya Rajudin Noor merupakan warga di  Jl.Mahligai Komplek Mahligai Indah 1 jalur 9, perbatasan Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar. 

Wilayah dan tempat tinggal Masyitah dan suaminya ikut menjadi warga terdampak banjir. 

Masyitah dan suaminya ternyata sudah menyiapkan nama buat putra pertamanya itu,  yakni Muhammad Hilmi. Bayi Masyitah saat dilahirkan dalam kondisi sehat dengan berat badan 2,9 Kg. 

Penulis: Maul | Editor: Yayan

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya