Mesjid Al Ikhlas Komplek PWI Blok E Sungai Andai Tampung Pengungsi, Warga Sangat Membutuhkan Bantuan

Hery Hidayat, Ketua Umum Pengurus Mesjid Al Ikhlas

hallobanua.com, Banjarmasin - Saat ini, kondisi permukiman warga di kawasan Sungai Andai terlebih di lingkungan Komplek PWI, banyak yang terendam akibat terus meluapnya air sungai.

Akibatnya, banyak warga di sana yang rumah mereka terendam, hingga harus memaksakan diri untuk mengungsi ke tempat keluarga maupun yang lebih aman. 

Sebagai bentuk keperdulian sesama warga, terlebih di saat banjir sekarang ini, Pengurus Mesjid Al Ikhlas di Komplek PWI Blok E Banjarmasin Utara, menjadikan ruang induk mesjid tersebut sebagai tempat penampungan sementara warga,  khususnya  warga di Sungai Andai yang terdampak banjir.

Dikatakan Hery Hidayat, selaku Ketua Umum Pengurus Mesjid Al Ikhlas yang juga sebagai Ketua penanggulangan bencana banjir di kompleknya, mengatakan pihakya membuka posko pengungsian selama 1 x 24 jam.

Tidak hanya sekadar menampung warga, di Mesjid Al Iklhas ini ujar Heri, pihaknya juga memfasilitasi pengungsi dengan menyediakan makan setiap hari, yakni makan pagi, siang dan malam.

“Mesjid ini khusus menampung warga di Sungai Andai ini, kami 1 kali 24 jam siap menampung warga yang terdampak banjir. Silakan datang kesini, kalau pun sulit untuk mendatangi ke mesjid ini, kami akan jemput bola,” ujar Hery kepada hallobanua.com, Minggu petang (17/1/21).

Ditambahkannya, hingga hari ke empat ini, setiap hari jumlah pengungsi terus bertambah. Saat ini saja ujarnya sekitar 60 orang mengungsi ke Mesjid Al Ikhlas itu.

“Kami menyediakan jatah konsumsi tiap hari sekitar 180 an. Insha Allah mesjid ini bisa menampung 200 hingga 250 orang,” timpalnya.

Untuk mencukupi kebutuhan para pengungsi, dilanjutkannya, pengurus mesjid berswadaya untuk mengumpulkan bantuan, selain bantuan dari para donatur maupun para dermawan, juga dari sejumlah komunitas hingga damkar. 

“Insha Allah untuk dua hari ke depan persediaan sembako cukup. Tapi, kami juga sangat berharap sekali kepada pemeriantah kota maupun propinsi agar memperhatikan para pengungsi disini, dan kami sangat memerlukan selimut selain sembako, mengingat setiap hari jumlah pengungsi terus bertambah,” tuturnya.

Hery juga menghimbau kepada warga yang ingin mengungsi di Mesjid Al Ikhlas ini, sebelum meninggalkan rumah agar mematikan aliran listrik di rumah, agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan dan selalu jaga protokol kesehatan.

Bagi para dermawan maupun donatur yang ingin peduli terhadap warga yang terdampak banjir, khususnya mereka yang saat ini tengah mengungsi di Mesjid Al Ikhlas Komplek PWI Blok E, bisa menyalurkannya ke pengurus mesjid setempat atau bisa menghubungi Hery di 0853 3290 4332. Dan, pihak mesjid juga sangat membutuhkan perahu karet.

Penulis Tim Liputan | Editor Yayan
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya