Hallobanua.com, Banjarmasin - Pemerintah pusat menarik kewenangan untuk penerapan sekolah dengan sistem tatap muka yang sebelumnya diserahkan kepada masing-masing kepala daerah.
Tentu saja hal itu membuat Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin menunda Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di jenjang Sekolah Menangah Pertama (SMP), meski beberapa SMP sudah melakukan persiapan.
Hal itu pun ditanggapi langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto usai rapat bersama tim gugus tugas di Balai Kota Banjarmasin.
Kepada awak media cetak dan elektronik, Totok mengatakan, sesuai arahan dari Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, bahwa pembelajaran tatap muka resmi ditunda.
"Disampaikan oleh Walikota bahwa pembelajaran tatap muka itu ditunda, bukan ditiadakan sampai akhir Januari ini," ucap Totok, Jum'at (08/01/21).
Ditambahkannya, keputusan itu diambil untuk menyesuaikan instruksi dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.
"Walikota mengambil kebijakan itu menyesuaikan instruksi dari Presiden RI, berkenaan dengan beberapa daerah di Indonesia yang menerapkan PSBB," ujarnya.
Meski begitu, pihaknya akan terus melakukan evaluasi terhadap kesiapan untuk menghadapi pembelajaran tatap muka di Kota Banjarmasin.
"Insyallah nanti di akhir Januari kita juga akan evaluasi kembali untuk kesiapannya. Jadi rentang waktu 2 minggu ini, kita akan memperkuat dan menajamkan persiapan sekolah untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka," pungkas Totok.
Penulis: Rian Akhmad
Editor: Yayan



0 Komentar