Nenek Aisyah Sempat Menolak Dievakuasi Takut Kehilangan Harta Benda


hallobanua.com, Tanah Laut - Kondisi pemukiman warga di Desa Benua Raya Kecamatan Bati Bati, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, yang terendam banjir, memaksa penduduk setempat untuk evakuasi diri dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Dari pantauan hallobanua.com di lokasi banjir, Selasa siang (12/1/21), membantu evakuasi warga petugas dari TNI, Polri, BPBD serta petugas gabungan emergency pun turut diturunkan dilokasi. 

Dibantu dengan menggunakan perahu karet, sejumlah warga dan keluarganya dievakuasi.

Berbeda bagi Nenek Aisyah (60), Ia memilih mencoba bertahan di rumahnya bersama suaminya. Padahal, kedalaman air di rumah beliau sudah mencapai dada orang dewasa.

Nenek Aisyah memilih bertahan di rumahnya, karena mengaku khawatir akan harta bendanya yang masih tersisa di rumah. Apalagi mendapat kabar jika banyak harta benda warga lainnya yang hilang setelah ditinggal pemiliknya.

"Bertahan aja disini, karena disini banyak behilangan," ujar Nenek Aisyah kepada hallobanua.com.

Sementara, petugas TNI beserta tim emergency gabungan berusaha membujuk Nenek Aisyah untuk dievakuasi ke tempat lebih aman, apalagi kondisi kesehatan Nenek Aisyah yang kurang sehat.

"Kita mencoba membujuk nenek Aisyah agar mau dievakuasi. Soalnya beliau sudah lama bertahan disini, hampir 10 hari," ucap Serda Jumiatnor, Anggota Koramil Bati-Bati Kodim 1009/Pelaihari, kepada hallobanua.com.

Setelah diberikan arahan dan penjelasan oleh petugas, akhirnya Nenek Aisyah dan suaminya bersedia dievakuasi, berharap sebagian harta bendanya ikut diamankan oleh petugas.

Penulis : Rian Akhmad
Yayan
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya