Operasi Yustisi di Pasar Tungging, 53 Orang Terjaring Petugas Gabungan

Anggota Polsek Banjarmasin Barat memberikan masker kepada masyarakat yang terjaring Operasi Yustisi Protokol Kesehatan, Jum'at (8/1/21) malam

Hallobanua.com, Banjarmasin - Guna memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19 di Kota Banjarmasin khususnya di wilayah Kecamatan Banjarmasin Barat, petugas gabungan yang terdiri dari jajaran Polsek Banjarmasin Barat, Koramil, Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub) dan jajaran Kecamatan Banjarmasin Barat menggelar Operasi Yustisi penegakan protokol kesehatan di Jalan Belitung Darat atau tepatnya di kawasan Pasar Tungging, Jum’at (8/1/21) malam.

Dalam operasi kali ini, petugas berhasil menjaring 53 orang yang kedapatan tidak memakai masker saat berada diluar rumah.

Masyarakat yang terjaring tersebut didata oleh petugas, kemudian diberi peringatan lalu diberikan masker yang harus langsung dipakai.

“Jadi malam ini adalah hari ketiga dalam seminggu ini kita melakukan Operasi Yustisi. Operasi ini merupakan perintah dari Kapolres dikarenakan angka kasus positif Covid-19 di Kota Banjarmasin kembali naik. Oleh karena itu seluruh elemen baik itu TNI-Polri, Satpol PP, Dishub dan instansi terkait lainnya menggelar razia penegakan protokol kesehatan khususnya di Wilayah Banjarmasin Barat,” kata AKP Epandiansyah selaku Perwira Pengendali Operasi Yustisi Polsek Banjarmasin Barat kepada hallobanua.com (8/1/21).

Dijelaskan pria yang akrab disapa Epan ini, masyarakat yang terjaring Operasi Yustisi kali ini ditindak sesuai dengan Peraturan Walikota (Perwali) Banjarmasin No 68 tahun 2020.

AKP Epandiansyah, Perwira Pengendali Operasi Yustisi Polsek Banjarmasin Barat

“Jadi bagi yang melanggar, terutama yang tidak memakai masker, kita beri tindakan berupa teguran tertulis, teguran lisan dan tindakan fisik bagi anak muda seperti push up sebanyak 5 kali dan kita suruh untuk mengucapkan Pancasila,” lanjutnya.

Diakui Epan, kawasan Pasar Tungging dipilih menjadi titik Operasi Yustisi kali ini dikarenakan kawasan ini merupakan kawasan yang ramai dikunjungi masyarakat khususnya pada malam hari.

“Masih banyak yang tidak makai masker, entah karena tidak sadar atau karena memang lupa. Kami juga akan terus melakukan operasi ini di banyak titik untuk meminimalisir penyebaran virus ini. Dan untuk menyadarkan masyarakat agar terus menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Sementara itu, Imelda, salah seorang masyarakat yang terjaring dalam operasi kali ni mengaku dirinya lupa untuk memakai masker.

“Masker banyak saya punya. Tapi tadi mau keluar sebentar aja untuk nyari Pentol, ternyata kelupaan membawa masker,” tutur gadis muda ini kepada hallobanua.com (8/1/21/)

Dirinya juga menyatakan bahwa kedepannya akan selalu memakai masker apabila keluar rumah.

“Setelah ini saya akan selalu memakai masker bila keluar rumah, tadi petugas juga memberi pesan seperti itu,” pungkasnya.

Pemulis: Akim
Editor: Yayan

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya