hallobanua.com, Jakarta - Seperti dilansir di CNBC Indonesia, bahwa Presiden RI Joko Widodo pada hari ini, Senin (18/1/21), akan bertolak ke Kalimantan Selatan, dalam rangka kunjungan kerja. Kepala negara akan meninjau bencana banjir di wilayah tersebut.
Kunjungan kerja Jokowi kali ini telah dibenarkan oleh Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono., Heru mengatakan, kehadiran Jokowi untuk memastikan penanganan bencana berjalan lancar.
"Agar sarana yang terkena dampak, agar PU (Kementerian PUPR) bisa segera tindak lanjut," kata Heru.
Jokowi, sambung dia, juga ingin memastikan bantuan yang telah disalurkan pemerintah sampai di tangan masyarakat yang terdampak. Selain itu, kehadiran Jokowi juga sekaligus ingin mengetahui kebutuhan yang dibutuhkan warga yang terdampak.
"Kebutuhan lain yang diperlukan warga, bapak Presiden akan memperhatikan," kata Heru.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), total korban meninggal akibat banjir yang terjadi di 10 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan mencapai 15 orang, di mana sebanyak 39.549 warga terpaksa mengungsi.
Jokowi sendiri sebelumnya mengaku sudah berbicara dengan Gubernur Kalimantan Selatan untuk mendengarkan langsung laporan banjir. Jokowi, pun telah bergerak cepat mengutus jajarannya.
"Saya telah memerintahkan Kepala BNPB, Panglima TNI, dan Kapolri untuk secepat-cepatnya mengirim bantuan seperti perahu karet yang sangat dibutuhkan dalam penanganan bencana banjir di daerah itu," katanya seperti dikutip akun Instagramnya.
Sementara itu, untuk mempersiapkan kedatangan Presiden RI tersebut, sejumlah pihak dan aparat terkait lainnya di Provinsi Kalimantan Selatan telah melakukan berbagai persiapan, termasuk mempersiapkan lokasi yang akan menjadi kunjungan Presiden Jokowi ke lokasi banjir.
Saat ini, Menteri PUPR Basuki Hadimoeldjono sudah berada di Kalimantan Selatan. Pada Minggu kemarin (17/1/21), Basuki , bersama Kepala BPNB Doni Monardo, didampingi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dan Pj Sekdaprov Kalsel, memantau Jembatan penghubung Mataraman-Astambul yang terputus hingga mengakibatkan akses Banjarmasin-Hulu Sungai dan sebaliknya lumpuh.
Sumber CNBC Indonesia & Tim Liputan | Editor Yayan




0 Komentar