hallobanua.com, Tanah Laut - Jembatan Sungai Salim di Kelurahan Pabahanan, Kabupaten Tanah Laut yang sempat putus akibat terjangan banjir, akhirnya bisa dilewati masyarakat dan pengguna jalan lainnya.
Saat ini lalu lintas dari arah Pelaihari menuju Banjarmasin bisa melewati jembatan tersebut, meski dengan batas maksimal berat kendaraan 5 Ton, sementara kendaraan yang lebih besar diarahkan melalui jalan alternatif Kunyit – Atilam.
Perbaikan akses jalan yang hanya butuh waktu beberapa hari ini pun, tak lepas dari upaya kerja keras dari jajaran TNI AD.
Apresiasi itu disampaiakan Bupati Tanah Laut (Tala) HM. Sukamta saat melakukan ujicoba secara langsung Jembatan Sungai Salim, Kelurahan Pabahanan, pada Sabtu (23/1/21) kemarin.
Ia mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI di daerah Pelaihari.
"Mewakili Pemkab Tala dan masyarakat Tala saya ucapkan terimakasih kepada Jajaran TNI Angkatan Darat, Kepala Staff TNI AD, Panglima Kodam VI Mulawarman, Danrem 101 Antasari khususnya seluruh jajaran Denzipur 8/ GM dan Kodim 1009 Pelaihari," ucap Sukamta.
Bupati Tala tersebut mengatakan, untuk sementara jembatan itu hanya bisa dilalui pengendara dari arah Pelaihari menuju Banjarmasin saja sehingga harus dipatuhi masyarakat.
"Bagi masyarakat agar Jembatan bailey segmen satu dan dua ini tetap kokoh berdiri dan tidak terjadi kerusakan, jadi aksesnya untuk sementara kita batasi," pesannya.
Sukamta juga berharap, seiring distribusi barang dan jasa kembali dapat berjalan, dapat segera mengembalikan kondisi ekonomi masyarakat Tala pasca bencana banjir.
"Kembali saya ucapkan terimakasih kepada jajaran TNI AD yang sudah bekerja keras siang dan malam untuk memperbaiki jembatan ini," pungkasnya.
Penulis: Rian | Editor: Yayan



0 Komentar