Uniknya Gerai Ikan Predator. Mulai Dari Tiger Fish, Pari Sungai, Sampai Arwana Tersedia


Hallobanua.com, Banjarmasin - Ikan hias seperti Ikan Predator atau pemangsa saat ini kian marak digandrungi oleh banyak orang. 

Bukan hanya ikan hias seperti ikan koi ataupun ikan cupang, ikan predator seperti tiger fish, pari sungai, hingga Arwana rupanya juga bisa dijadikan alternatif untuk dipelihara.

Di kawasan Banua Anyar, kecamatan Banjarmasin Timur, terdapat salah satu gerai ikan hias predator, yakni Predator Fish Banjarmasin. 

Sesuai dengan namanya, disini rata-rata ikan yang dipajang bertipikal pemangsa. 

Tentu, warna, bentuk dan ukurannya pun cukup beragam, mulai dari yang seukuran ibu jari orang dewasa hingga seukuran kertas tulis, dari yang warna-warni, hingga polos. Pastinya menyegarkan mata, terlebih yang hobi mengoleksi ikan hias. 


Kepada hallobanua.com, owner Predator Fish, Ibnu Subroto, mengaku telah menjalani usaha ini sejak empat tahun yang lalu. 

Menurutnya, bisnis ikan predator tak ada ruginya lantaran bisa dijadikan aset masa depan. 

Pria berusia 29 tahun itu mengungkapkan, semakin besar ukuran ikan predator yang dipelihara, semakin tinggi pula harga jualnya. 

“Dan yang paling menguntungkan, semakin besar ukuran ikan pemangsa, semakin tinggi harga jualnya,” ungkap Ibnu Subroto. 

Selain ikan yang telah disebutkan di atas, di gerai ini juga masih terdapat jenis-jenis lain yang tak kalah mencolok, yakni, leopard dan red tail catfish. 

Bentuknya seperti lele pada biasanya, namun lebih mungil dan coraknya indah. Kedua lele ini juga termasuk dari jenis ikan pemangsa. 

Leopard misalnya, memiliki corak layaknya macan tutul. Bedanya, coraknya ada pada tubuh ikan. Sedangkan red tail catfish, memiliki corak berwarna putih yang memanjang dan teratur. 


“Kalau besar, coraknya akan semakin timbul dan indah, ekornya pun bisa berubah warna menjadi merah. Keduanya bisa memakan teman sendiri, jika ukurannya lebih kecil,” ucapnya. 

Siapa sangka, angka yang ditarif hanya dari jenis anakan leopard dan red tail catfish saja harganya antara puluhan hingga ratusan ribu rupiah. 

Kemudian, ada pula pari berjenis black diamond, yang ukurannya masih sebesar telapak tangan. Yang harganya mencapai Rp3,5 juta. 

“Peminatnya cukup banyak. Tidak hanya dari Kota Banjarmasin saja. Tapi juga dari luar daerah,” bebernya. 

Di sisi lain, cara perawatannya pun cukup mudah. Karena tidak perlu diberi makan setiap hari, melainkan bisa dua hari sekali atau sekali dalam sepekan. 

Penulis: Rian Akhmad
Editor: Yayan
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya