Hallobanua.com, Banjarmasin - Sepeninggal mendiang Almukarram KH Ahmad Zuhdianoor atau Guru Zuhdi, tak sedikit para warga dan jemaah yang berziarah ke kubah makam beliau, di Jl. Antasan Kecil Timur, Kec. Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin.
Hampir setiap hari, apalagi di akhir pekan, kubah Guru Zuhdi ramai didatangi para penziarah, tidak hanya dari dalam kota Banjarmasin, namun juga dari luar kota.
Pemerintah Kota Banjarmasin, berencana akan mengusulkan kubah tersebut, menjadi kawasan wisata religi atau ziarah.
Namun, karena pandemi covid 19 ini masih melanda negeri ini, usulan pemko itu pun jadi tertunda dan dipertimbangkan kembali.
Kepada hallobanua.com, Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina mengatakan, pihaknya sangat mendukung jika memang makam dari salah satu ulama besar di tanah Banjar itu menjadi wisata religi seperti Kubah Habib Basirih.
Akan tetapi ujar Ibnu, kondisi Kota Banjarmasin yang saat ini masih dilanda pandemi Covid-19 menjadi pertimbangan untuk menjadikan kubah atau makam milik tuan guru KH Ahmad Zuhdiannoor.
"Kita setuju saja kalau jadi wisata religi atau ziarah, tapi sekarang kan masih dalam masa pandemi. Jadi kita tidak bisa mengangkat jadi wisata," ungkap Ibnu Sina.
Ibnu menerangkan, jika statusnya sudah diangkat menjadi destinasi wisata religi, pengelolaannya akan dibantu oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.
"Walaupun pada intinya tetap ahli waris yang mengelolanya, kota hanya melakukan pembinaan saja," ujar pimpinan Kota seribu Sungai tersebut.
Tidak hanya itu, ia juga mengatakan jika sekarang statusnya diangkat menjadi wisata, sedangkan saat ini wisata masih ditutup.
"Kasian para peziarah, kalau seperti ini kan para peziarah lebih mudah datang kapan saja ke sana. Tentu dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat," imbuhnya.
Selanjutnya, pihaknya juga harus menunggu persetujuan olah ahli waris agar kubah dari ulama kharismatik yang memiliki jutaan jemaah itu termasuk dalam salah satu wisata ziarah di Kota Banjarmasin.
"Kita harus berkoordinasi dulu dengan pihak keluarga terkait hal ini," pungkasnya.
Penulis : Rian Akhmad
Editor: Yayan



0 Komentar