Warga di Sungai Lulut Memilih Bertahan di Rumah Seraya Berharap Dapat Bantuan

hallobanua.com, Banjarmasin – Banjir merendam hampir di sebagian besar kawasan Sungai Lulut Kecamatan Banjarmasin Timur. Tak sedikit rumah warga yang terendam. Meski demikian, warga memilih bertahan di rumah mereka.

Dari pantauan hallobanua.com, Sabtu, (16/1/21),  ketinggian air di kawasan itu mencapai paha orang dewasa. Bahkan, saat malam hari, ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa. 

Anang Syarwani (42), salah seorang warga Sungai Lulut, memilih tetap bertahan di rumahnya di Jalan Simpang Layang, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur.  Ia sendiri mengaku belum tergerak untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

"Belum ada niat untuk mengungsi, dan juga belum dapat seruan untuk disuruh mengungsi. Masih bisa bertahan di rumah daripada ditinggal ke pengungsian," ujarnya,  Jumat (15/01/21) malam. 

Bersama istri dan 2 anaknya, ia lebih memilih untuk meninggikan tempat tidur atau ranjangnya dari lantai yang terendam,  agar bisa beristirahat dengan nyaman sembari menjaga harta benda miliknya yang masih berada dalam rumahnya. 

Pria warga asli Sungai Lulut itu menceritakan, selama tinggal di kawasan yang berbatasan dengan Kabupaten Banjar itu, tidak pernah mengalami banjir setinggi yang terjadi sekarang. 

"Mulai lahir baru kali ini kedalaman air sampai setinggi ini, ini parah," katanya. 

Sementara itu, Jumrani (42) warga lainnya mengatakan, saking dalamnya genangan air, ia memilih memakai sampan atau jukung untuk berbelanja keperluan di rumah selama banjir. 

"Di tempat saya memang tidak sedalam disini. Tapi tetap saja kami terisolasi dan mengganggu aktivitas ," imbuhnya. 

Jumrani juga mengaku belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah maupun pihak swasta, meski banjir tersebut sudah menggenangi rumahnya selama 3 hari ini.

"Bantuan masih belum ada, minta doanya saja supaya banjir ini bisa cepat surut. Jadi kita bisa kembali beraktivitas lagi," harapnya.

Kawasan Simpang Layang, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur merupakan daerah terdampak banjir yang lumayan parah. 

Warga sekitar berinisiatif secara sukarela mendirikan tempat pengungsian dan dapur umum di salah satu Sekolah Dasar di kawasan tersebut, untuk membantu warga terdampak banjir.

Penulis: Rian Akhmad | Editor: Yayan

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya