Hallobanua.com, Batola – Luapan banjir hingga merendam sejujmlah wilayah di Propinsi Kalimantan Selatan, juga terjadi di Kabupaten Barito Kuala. Kabupaten yang berbatasan langsung dengan pintu masuk Kota Banjarmasin, seperti di kawasan Handil Bakti, banyak rumah yang terendam.
Dari pantauan hallobanua.com dilapangan, genangan air tinggi sudah dirasakan mulai dari Komp. Griya Permata, Jl. Trans Kalimantan Handil Bhakti, Kab. Batola. Sabtu, malam (16/012/21)
Banjir setinggi lutut sudah menggenangi jalanan di kawasan Jl. Trans Kalimantan tersebut sampai di daerah Semangat Dalam Handil Bhakti.
Rika (32) salah seorang pengungsi mengaku, di rumahnya ketinggian air sudah mencapai paha orang dewasa.
"Di depan rumah sudah sepaha, kalau di dapur rumah itu sudah habis," ucapnya kepada hallobanua.com
Warga Komp. Mitra Bhakti, Desa Semangat Dalam tersebut juga memilih mengevakuasi diri beserta keluarga menuju Banjarmasin, karena khawatir debit air akan terus meningkat.
"Hari ini evakuasi aja ke Banjarmasin, takut air naik lagi. Alhamdulillah ada perahu relawan, jadi bisa ikut," tuturnya.
Sementara itu, Eka (27) warga Komplek Shalli Mesi yang rumahnya terendam hampir semata kaki, lebih memilih mengevakuasi keluarga di Masjid Al-Mushallun Jl. Trans Kalimantan.
Eka mengungkapkan, pasokan makanan di rumahnya sudah mulai habis, dan berharap bantuan makanan dan perlengkapan tidur bisa didapat di tempat evakuasi.
"Belum dapat bantuan, makanya evakuasi satu keluarga disini. Cuma dapat nasi bungkus. Tidak ada sembako dan tempat tidur," ujarnya.
Para pengungsi, tidur terhampar tanpa selimut dan sebagainya, kondisi seperti ini sangat diharapkan bantuan dari pemerintah dan para dermawan.
"Tadi cuma dari pihak pesantren yang bagi bagi sarung. Jadi tidur pakai itu saja," pungkasnya.
Diketahui, kawasan semangat dalam merupakan daerah terdampak banjir di Kalsel. di Desa Semangat Dalam, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola, merupakan kondisi terparah banjir.
Sampai saat ini, petugas relawan gabungan pun selalu standby dikawasan tersebut sambil mengevakuasi warga yang terdampak Banjir.
Penulis: Rian | Editor: Yayan



0 Komentar