Hallobanua.com, Banjarbaru - Banjir yang merendam di wilayah Kabupaten Tanah Laut, semakin meluas. Tidak hanya di daerah Bati-Bati, namun luapan air juga melanda di kawasan Jl. Ahmad Yani Km 26 Kecamatan Liang Anggang.
Ketinggian air di ruas jalan utama itu, capai pergelangan kaki orang dewasa.
Akibatnya, arus lalu lintas jadi terganggu, beberapa buah kendaraan bermotor seperti roda empat maupun dua, yang melintas di kawasan itu memperlambat laju kendaraan motor mereka.
Bahkan, tak sedikit para pengendara, khususnya roda dua yang mati mesin motor mereka, lantaran nekad menerobos jalan yang terendam banjir.
Dari pantauan hallobanua.com, kondisi seperti ini dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk menjadi relawan, dengan menawarkan jasa mereka, untuk sekadar membantu kelancaran arus lalu lintas disana.
Tampak warga setempat menyediakan mobil bak terbuka maupun gerobok untuk bisa mengangkut kendaraan roda 2 yang terjebak banjir.
Bidin (26) salah seorang relawan mengatakan, dirinya bersama teman teman dengan sukarela membantu pengendara untuk melewati banjir di kawasan Pengayuan tersebut.
"Banyak motor yang mogok, kasian. Jadi kita sukarela aja bantu lewatnya," ucapnya kepada hallobanua.com, Selasa petang kemarin (12/1/21)
Sementara itu, Rara salah seorang pengendara asal Banjarbaru, mengaku sangat terbantu dengan keberadaan para relawan.
“Saya ingin ke Pelaihari, tidak menyangka jika jalan yang kami lewati terendam banjir, sampai tadi motor mesinnya mogok, untung ada warga yang membantu,jadinya motor saya dibawa pakai gerobak relawan,” ujar Rara.
Banjir yang melanda Kabupaten Tanah Laut sudah terjadi sejak akhir bulan Desember lalu.
Sampai saat ini, karena curah hujan yang cukup tinggi, membuat 4 kecamatan di Tanah Laut terendam banjir. Ketinggian air lumayan parah, seperti di Kecamatan Bati Bati, sampai sampai banyak warga yang terpaksa harus dievakuasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Penulis : Rian Akhmad
Editor: Yayan



0 Komentar