hallobanua.com, Banjarmasin – Tim Satgas Normalisasi Sungai dan Pengendalian Banjir Kota Banjarmasin terus bergerak cepat melakukan pembongkaran jembatan, Bangunan maupun Gedung (JBG). Kali ini, sasarannya adalah jembatan milik Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Propinsi Kalimantan Selatan, di Jl Ahmad Yani KM 6 Banjarmasin.
JBG yang sebelumnya sudah mendapatkan peringatan dengan ditandai tanda silang merah oleh Tim Satgas Normalisasi Sungai itu, dianggap menutupi dan menghalangi arus sungai Ayani. Ketinggian jembatan dari batas atas sungai, dianggap tidak sesuai dengan aturan.
Oleh karena itu, pada Rabu pagi (17/2/21), menggunakan alat berat yakni ekskavator, sejak kemarin hingga hari ini, pembongkaran dilakukan.
Dari pantauan hallobanua.com di lapangan, tim satgas sempat kesulitan melakukan pembongkaran jembatan tersebut, dikarenakan cor beton serta besi baja yang cukup kuat melekat di jembatan beton tersebut.
"Ya pelan-pela lah, kan mereka ahlinya. Kemudian ada juga tim turbo siap-siap memotong besi-besinya. Memang agak lambat, tapi pasti bisa," ujar Doyo Pudjadi, selaku Ketua Tim Satgas Normalisasi Sungai Kota Banjarmasin kepada hallobanua.com, Rabu, 17/02/21.
Ia juga menegaskan, pembongkaran JBGmilik Disnakertrans merupakan contoh untuk masyarakat, agar segera melakukan pembongkaran JBG atau bangunan yang menutup arus sungai., sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan.
"Saya sampaikan, Disnakertrans ini menjadi contoh untuk mengedukasi masyarakat yang lain, bahwa pemerintah siap membongkar. Sebelumnya kan Bulog, kedepannya Polresta dan Polsek sudah siap juga untuk dibongkar," timpal Doyo.
Masih kata Doyo, sempat terjadi kerusakan pada alat berat jenis excavator yang digunakan untuk membongkar JBG Disnakertrans, namun setelah diperbaiki, alat berat tersebut siap kembali untuk digunakan.
"Ya wajarlah, karena saking kerasnya jadi yang rusak dan lepas kita ganti dan perbaiki," katanya.
Ia berharap, normalisasi sungai yang digalakkan pemerintah pasca banjir ini, berjalan dengan lancar serta dapat membuat masyarakat sadar akan pentingnya menjaga sungai, khususnya disepanjang kawasan Jl. A Yani dan Veteran Banjarmasin.
"Pokoknya pelan-pelan harus kita selesaikan, meskipun agak lambat. Yang jelas ini bukan kerjaan sehari dua, tapi kerjaan sampai benar-benar terjadi kondisi sungai A Yani ini menjadi luas, bersih, dalam sehingga air mengalir deras," pungkasnya.
Penulis : Rian Akhmad
Yayan



0 Komentar