Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Sayangkan Penutupan Pusat Keramaian

hallobanua.com, Banjarmasin  -  Kebijakan Pemerintah Kota Banjarmasin menutup sementara tempat wisata, hiburan, mall, cafe rumah makan dan restoran serta tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan, mulai  13 hingga 16 Mei 2021 yang merupakan  sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19 saat momem lebaran Idul Fitri 1441 H, sangat disayangkan oleh Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kalsel Yoeyoen Indarto, Ia menyebut bakal ada ribuan pekerja dan pengusaha yang terdampak.

"Saya sangat menyayangkan dengan adanya keputusan itu diambil pemerintah, ini kan menyangkut hidup orang banyak, jelang lebaran lagi," Kata Yoeyoen Senin, (10/5/21).

Yoeyoen mengatakan, seharusnya pemerintah bisa mengambil kebijakan lain seperti halnya memperketat pengawasan ekstra terhadap tempat-tempat tersebut bukan dengan menutupnya.

"Bisa dengan kebijakan lain, dengan diawasi petugas agar prokes berjalan baik. Kan mereka sudah di gajih negara untuk itu," cetus Yoeyoen.

Selain, itu hal ini juga akan berdampak pada pemberian gajih hingga THR para pekerja karena pengusaha juga ikit terdampak.

"Bagaimana perusahaan atau pemilik usaha mau bayar, mereka aja terdampak,"ujarnya.

Ia pun tak menampik pengendalian Covid-19 harus serius dilakukan, namun jangan sampai kondisi perekonomian yang mulai bangkit kembali tersendat.

"Bila kemampuan daya beli ribuan pekerja ada maka dipastikan dapat meningkatkan perputaran ekonomi di banua, apalagi menjelang lebaran," bebernya.

Ia berharap, pemerintah bijak dalam mengambil keputusan agar ribuan masyarakat yang ekonominya semakin sulit akibat Pandemi.

"Sebaiknya ada komunikasi terlebih dahulu dengan pihak pihak yang terdampak agar tidak ada yang merasa dirugikan.

Dky/ Yayan

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya