Pemko Banjarmasin Klarifikasi Dugaan Keterlibatan ASN Ikut Berpolitik

hallobanua.com, Banjarmasin - Pemerintah Kota Banjarmasin membantah adanya tudingan Sekretaris dan Bendahara di Kecamatan Banjarmasin Selatan, ikut berpolitik dalam pilgub Kalsel.

Sebelumnya, sempat viral di beberapa grup sosial media serta whatsapp, video Calon Gubernur Kalsel nomor urut 2, Denny Indrayana yang menyebut melibatkan Sekretaris dan Bendahara Camat di Kecamatan Banjarmasin Selatan sebagai relawan. 

Bahkan, dari unggahan video tersebut, Denny Indrayana dipanggil Bawaslu Kalsel lantaran diduga berkampanye sebelum Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub, 9 Juni 2021. 

Pemanggilan tersebut berawal dari foto Denny bersama dua orang perempuan dengan simbol dua jari yang identik dengan kampanye paslon H2D tersebut jelang PSU.

Saat diwawancarai awak media, Denny menjelaskan bahwa foto bersama dua perempuan itu adalah sekretaris dan bendahara relawan H2D di Kecamatan Banjarmasin Selatan. 

Hal itu pun berbuntut panjang, kedua ASN itu dipanggil untuk dimintai klarifikasinya.

Menyikapi hal itu, Pemko melalui Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah, Mukhyar, serta Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Diklat, Safri Azmi melakukan klarifikasi perihal video tersebut. 

Bersama dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang disangkakan, yakni Sekretaris Camat Selatan, Satriawan Ramadhana dan Bendahara Camat Selatan, Iwan Agung Saputra, ditegaskan jika hal itu tidak benar.

"Tidak benar ASN kami terlibat. Jabatan yang dimaksud dalam video itu adalah Sekretaris dan Bendahara di Kecamatan Banjarmasin Selatan yang menjadi relawan. Bukan Sekretaris dan Bendahara Camat Banjarmasin Selatan. Jadi ada kesalahan penyebutannya saja," ucap Mukhyar di Pressroom Balai Kota, Rabu (19/05/21) pagi. 

Untuk membuktikan bahwa hal itu tidaklah benar, Sekretaris Camat Banjarmasin Selatan, Satriawan Ramadhana pun membeberkan beberapa bukti. 

Salah satunya yakni Surat Keputusan (SK) pengangkatan relawan paslon 02 dan photo Cagub bersangkutan bersama Sekretaris dan Bendahara relawan di Banjarmasin Selatan. 

Dimana dalam SK pengangkatan relawan tersebut menerangkan yang menjadi Ketua Relawan di Kecamatan Banjarmasin Selatan adalah Siti Asmah. Sedangkan Sekretarisnya bernama Jatimah dan Bendaharanya adalah Amelia Suri. 

"Itu tidak benar kalau saya bersama rekan saya yang dimaksud dalam video itu. Kami tidak terafiliasi dengan Pilkada. Apalagi jelas dalam SK itu, Sekretaris dan Bendahara relawan adalah perempuan," pungkasnya. 

Atas kesalahpahaman ini, ia langsung melakukan komunikasi dengan relawan paslon. Bahkan, mereka bersedia untuk meluruskan video yang telah beredar. 

"Alhamdulillah dari pihak relawan juga merespon baik. Cuman ada kesalahan dalam penyebutannya saja," tutupnya. 

Rian Akhmad/ Yayan

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya