hallobanua.com, Banjarmasin - Sejak April hingga bulan Juni ini, tim Animal Rescue BPBD Kota Banjarmasin, sudah mengevakuasi sedikitnya 50 ekor ular berbagai jenis.
Menurut Korlap Animal Recue BPBD Kalsel, Andy Putra, memasuki bulan Mei sampai Juni ini, merupakan musim kawin untuk hewan melata tersebut.
Ia pun mengatakan, hampir 1 bulan ini banyak menerima laporan dari warga mengenai ular yang memasuki pemukiman.
"Untuk 3 bulan ini, sudah puluhan ular kita tangkap. mungkin hampir 50 an. Kalau bulan ini, 7 ekor ular yang kita evakuasi. Diantaranya 3 jenis Sanca dan 4 Jenis kobra," ujarnya, Senin, (14/06/21).
Terbaru, pihaknya sempat mengevakuasi binatang melata tersebut pada Minggu, (13/06/21) malam. Yakni disalah satu hotel di Kawasan Banjarmasin Utara dan pada Senin, (14/06/21) pagi, di Kantor Kelurahan Pemurus Dalam.
"Yang terakhir kita dapat 2 ekor, dan yang pertama jenis kobra di Hotel Familia dan hari ini jenis sanca panjang 3,5 meter, di kantor Kelurahan Pemurus Dalam," ungkapnya.
Ditanya, mengapa hewan melata tersebut masuk kepemukiman warga, Andy menduga dikarenakan untuk mencari makan serta merasa habitatnya yang terganggu.
"Salah satu pemicunya yakni mereka mencari makan dan tempat atau lingkungan terlalu kotor dan ketiga habitatnya mungkin sudah mulai terganggu," katanya.
Selanjutnya pihaknya berkordinasi dengan BKSDA Kalimantan Selatan (Kalsel) akan melepasliarkan puluhan ular tersebut dihabitat asalnya, yakni di Kawaaan Tahura Sultan Adam.
"Untuk saat ini yang masih kita karantina jenisk kobra ada 4 ekor dan sanca ada 3 ekor. Itu sekitar 1 minggu dulu kita karantina, mulai pemeriksaan kesehatan dan lainnya, kita koordinasikan dengan BKSDA baru kita lepasliarkan," pungkasnya.
Bagi masyarakat menemukan ular di pemukimannya, ia menghimbau untuk segera menghubungi tim Animal Rescue BPBD Kota Banjarmasin.
Rian Akhmad/ May




0 Komentar