hallobanua.com, Banjarmasin – Belum tuntas soal siapa oknum perusak poy-pot bunga di median jalan Ayani, kali ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin kembali direpotkan dengan masalah baru.
Sejumlah mesin pompa air di taman vertikal, yang dipasang di sejumlah ruas jalan Kota Banjarmasin juga banyak yang hilang.
Kepala DLH Kota Banjarmasin, Mukhyar, mengungkapkan, sejak Januari hingga November 2021 ini, setidaknya ada belasan mesin pompa air taman vertikal yang hilang. Terakhir, peristiwa itu terjadi di bulan Oktober tadi.
"Misalnya, seperti yang dipasang di taman vertikal di kawasan fly over perempatan Jalan Gatot Subroto. Di situ, ada enam mesin pompa air yang hilang," ungkap Mukhyar saat ditemui di ruang kerjanya Kamis, (18/11/21) siang.
Ia mengaku tak habis pikir, masih saja ada oknum yang tega mencuri sejumlah aset milik pemko itu.
Nyatanya, keberadaan pompa air itu sangatlah penting untuk tanaman vertikal yang dipasang.
"Kalau tidak selalu disiram air, tanaman itu rentan mengering kemudian mati. Untuk menumbuhkannya, itu memerlukan waktu yang tidak sebentar," kata Mukhyar.
Adapun kerugian yang dialami DLH akan hilangnya beberapa mesin pompa tersebut, Mukhyar memaparkan setidaknya berkisar lebih dari Rp 4 juta.
"Harga mesin pompa air itu satu unitnya Rp400 ribu. Kalikan saja misalnya bila ada sepuluh unit yang hilang," paparnya.
Pihaknya pun, langsung mengganti dan memasang kembali mesin pompa air yang hilang di tanamam vertikal itu.
Jika kedepannya kasus pencurian mesin pompa air di taman vertikal itu kembali hilang, pihaknya berencana bakal memindah lokasi taman vertikal ke kawasan lain, serta akan melaporkan kasus tersebut ke pihak berewajib.
"Mungkin, ke Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kamboja. Kami lihat dulu. Kalau bulan ini kembali hilang, maka tidak menutup kemungkinan akan kami laporkan ke aparat berwenang," tutupnya.
Penulis : rian akhmad/ may



0 Komentar