Raperda Disabilitas Difokuskan Pada Sarana dan Prasarana Disabilitas

Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Noorlatifah

hallobanua.com, Banjarmasin - DPRD Kota Banjarmasin kembali membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) revisi Perda nomor 9 tahun 2013 tentang perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas. 

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda Disabilitas tersebut, Noorlatifah menyampaikan, kelanjutan pembahasan Raperda terkait disabilitas ini masih berkutat transfortasi dan aksesibilitas disabilitas. 

"Salah satunya yang jadi perhatian kita kedepan terkait sarana transportasi umum dan transporasi pelajar yang ramah disabilitas," ujarnya.
Menurut politisi Golkar ini, sebagaimana hasil konsultasi pansus ke Kementerian Sosial RI terkait Raperda ini, pemenuhan sarana dan prasarana bagi kaum disabilitas adalah kewajiban pemerintah daerah untuk dipenuhi, termasuk sarana dan prasarana yang ramah disabilitas. 

"Khusus bidang pendidikan sementara ini masih kita bahas, terutama pada transfortasi, aksesibilitas bagi pelajar agar ramah disabilitas," ujarnya. 

Menurut wanita yang akrab dipanggil Lala ini, berdasarkan study banding Pansus ke Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, panggilan akrabnya, banyak masukan terkait Raperda ini bisa dipelajari untuk Kota Banjarmasin dalam mememuhi hak-hak kaum disabilitas. 

"Kota Bogor bagus sekali dalam pelaksanaan Perda terkait disabilitas ini, khususnya transportasi umum bagi pelajarnya yang sudah ramah disabilitas, fasilitas gedung dan sekolah juga sudah ramah disabilitas," tuturnya. 

Ia ingin, hak memperoleh pendidikan wajib dilayani pemerintah bagi kaum disabilitas ini, tidak hanya terkait transportasi, tapi juga di sarana dan prasarana pendidikan lainnya seperti gedung-gedung sekolah, perkantoran dan gedung pelayanan publik lainnya. 

"Gedung atau kantor,-kantor juga harus ramah disabilitas, dan di Banjarmasin saat akseibilitas untukgedung sekolah di daerah kita masih minim," ujarnya. 

Menurutnya lagi, jika sudah Perda ini disahkan dia beharap semua gedung sekolah apalagi yang baru dibangun harus memenuhi sarana dan prasarana bagi kaum disabilitas. 

"Jadi ini salah satu fokus perhatian kita di Pansus, termasuk nanti untuk kesehatan bagi kaum disabilitas ini," ujar Lala. 

Dya/ may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya