Viral Dugaan Eksploitasi Anak, DP3A Kota Banjarmasin Berjanji Menindaklanjutinya

Iwan Fitriadi Kepala DP3A Kota Banjarmasin

hallobanua.com, Banjarmasin - Kota Banjarmasin sempat dihebohkan dengan viralnya video dugaan eksploitasi terhadap anak oleh kedua orang tuanya. 

Diketahui, dalam video yang diunggah akun instagram @detikkalsel, terlihat salah seorang anak digendong sambil dipaksa oleh orang yang diduga kedua orang tuanya. 

Menurut informasi didapat, anak tersebut diduga disuruh kedua orangtuanya mengemis atau juga berjualan. 

Dikonfirmasi terkait hal itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Banjarmasin, Iwan Fitriady mengatakan, pihaknya sudah menurunkan petugas untuk menghimpun data dan keterangan di lapangan. 

"Termasuk tadi malam, Senin, (22/11/21) kami sudah lakukan penjangkauan disana. Jadi data terkait dengan kondisi anak yang diduga dieksploitasi sudah cukup. Dan saat ini pada tahap koordinasi dengan pihak terkait," ungkap Iwan, Selasa, (23/11/21). 

Ia membeberkan, adapun koordinasi yakni dengan pihak kelurahan setempat, kecamatan dan unsur Unit Perlindungan dan Perempuan dan Anak (UPPA) Polresta Banjarmasin. 

"Kita koordinasi untuk bagaimana solusi terbaik dan langkah selanjutnya terkait dengan anak yang diduga dieksploitasi ini," terangnya. 

Dari hasil pengamatan, Iwan tak menampik jika ada indikasi eksploitasi terhadap anak dalam dugaan tersebut. 

"Memang ada mengarah dan dugaan kesana, tapi tentunya hasil pengamatan dan pengumpulan data kita dengan pihak terkait ini akan kita bicarakan untuk mengambil langkah selanjutnya   tutur Iwan. 

Sampai saat ini kata Iwan, kondisi anak tersebut secara fisik masih sehat. Namun karena anak tersebut belakangan ini sering medapat kekerasan, ia menduga secara psikologis anak tersebut bisa terganggu. 

Untuk penanganan khusus terkait kasus itu, Iwan pun mengatakan pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap anak dan orang-orang yang diduga melakukan eksploitasi dilingkungan tersebut. 

"Kita ambil langkah terhadap anaknya dan pelaku eksploitasi. Namun kalau memang tidak terbukti, dan orang tuanya masih bisa mengurus anak dengan baik. Nanti kita lihat lah perkembangannya," pungkasnya. 

"Intinya kita berikan pendampingan dan kita berikan pengawasan," tutupnya. 

Rian akhmad/ may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya