| Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Noorlatifah |
hallobanua.com, Banjarmasin - Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, Noorlatifah berharap Pemko Banjarmasin lebih gencar lagi menuntaskan program vaksinasi, seiring mulai melandainya animo masyarakat untuk bervaksin hingga dapat mencapai 80 persen target herd immunity.
"Harus digencarkan lagi program vaksinasi COVID-19 di kota kita, dan perlu dilakukan dengan berbagai inovasi untuk meningkatkan lagi animo masyarakat bervaksin," ujarnya di Banjarmasin, Jumat (24/12/21).
Wanita yang akrab dipanggil Lala mengatakan bahwa sejauh ini kegiatan vaksinasi massal yang dilakukan di tempat-tempat umum bekerjasama dengan berbagai pihak, baik perusahaan maupun organisasi kemasyarakatan di luar pemerintah sudah sangat bagus.
Namun menurutnya, agar program vaksinasi ini perlu diterapkan betul aturan dari aplikasi Peduli Lindungi.
"Jadi terapkan lagi dengan ketat Peduli Lindungi, mau masuk ketempat umum seperti pusat perbelanjaan modern hingga ke bank misalnya harus menunjukkan bukti sudah divaksin," tuturnya.
Menurutnya, pengetatan aturan peduli lindungi itu dari tempat keramaian hingga ke tingkat pelayanan di kantor kecamatan dan kantor kelurahan.
"Ini demi kebaikan dan kepentingan kita bersama, makanya marilah semua bervaksin," ujarnya.
Menurut dia, semua harus mendukung program pemerintah untuk vaksinasi COVID-19 hingga mencapai 80 persen mencapai target sasaran, dapat menumbuhkan pembentukan herd immunity melawan pandemi COVID-19 ini.
"Kita juga minta pemerintah terus melakukan upaya kreatif untuk menumbuhkan lagi animo masyarakat untuk bervaksin ini," ujarnya.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Machli Riyadi mengatakan, selama sepekan ini animo masyarakat datang untuk bervaksin menurun.
"Kami tidak mengetahui apa yang menjadi penyebabnya. Apakah karena kasus kita yang nol, sehingga menganggap bervaksin itu tidak perlu, atau bagaimana kami tidak tahu," ujarnya.
Menurut Machli, dengan kondisi saat ini, maka persentase pencapaian target vakainasi COVID-19 di Kota Banjarmasin tidak naik signifikan, masih diangka 73,09 persen untuk suntik dosis pertama.
Padahal, lanjut dia, target vaksinasi COVID-19 di Kota Banjarmasin bisa mencapai 80 persen hingga akhir tahun dari target sasaran sebanyak 656 ribu.
Karenanya pihaknya terus berupaya dibantu TNI-POLRI untuk meningkatkan capaian vaksinasi perharinya lewat beragam cara, baik secara rumah ke rumah, bahkan hingga ada bantuan sembako.
Menurut dia, salah satunya upayanya lagi dengan membuka posko vaksinasi pada 24 Desember 2021 di Jalan A Yani KM 2, Banjarmasin Tengah, sekalian posko pengawasan mobilitas masyarakat saat libur natal dan tahun baru.
Dya/ may



0 Komentar