hallobanua.com, Banjarmasin - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin bakal menurunkan sedikitnya 1.000 petugas kebersihan untuk menghadapi momen Tahun Baru 2022.
Kabid Kebersihan dan Pengelolaan Sampah DLH Kota Banjarmasin, Marzuki mengungkapkan bahws petugas yang diturunkan yakni mulai dari penyapu jalan hingga pengangkut sampah.
Hal itu dilakukan guna mengantisipasi lonjakan produksi sampah pada momen itu.
"Petugas akan bekerja lembur. Dan tentu, uang lembur juga kami berikan," ungkap Marzuki belum lama tadi.
Menurutnya, persoalan sampah ini memang menjadi masalah klasik di Kota Seribu Sungai.
Terlebih pada momen pergantian tahun, ataupun hari-hari besar, sampah yang dihasilkan selalu lebih banyak.
"Perbandingannya seperti ini. Misalnya rata-rata dalam sehari itu ada 500 ton sampah yang dihasilkan, maka bila sekali momen hari besar sampah yang dihasilkan menjadi 600 ton," ujarnya.
"Jadi ada kenaikan sekitar 3 persen atau sekitar 100 ton," sambungnya lagi.
Lantas, pria yang biasa disapa Bang Jek tersebut menjelaskan ada beberapa titik kawasan yang pada umumnya yang berpotensi jadi pusat konsentrasi berkumpulnya warga hingga menghasilkan sampah.
"Seperti misalnya, perempatan jalan di pusat kota, Siring Piere Tendean, Nol Kilometer dan Siring Jalan Jenderal Sudirman. Sampah yang dihasilkan umumnya sampah plastik," kata Bang Jek.
Selain itu, peningkatan sampah ujarnya sebenarnya sudah terjadi pada saat banjir rob tadi.
"Petugas, juga mesti bekerja lebih ekstra. Lantaran selain jumlah sampah bertambah banyak, sampah juga menjadi cukup berat lantaran basah. Sampah itu seperti tak pernah habis,"tuturnya.
Terkait hal itu, Marzuki pun turut menghimbau agar masyarakat bisa lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Yakni, dengan tidak membuang sampah sembarangan.
"Buanglah sampah pada tempatnya. Kalau di sekitar lokasi tidak ada bak sampah, bawa dahulu. Lalu, buang ketika menemukan tempat sampah," pungkasnya.
rian akhmad/ may




0 Komentar