hallobanua.com, Banjarmasin - Kasus varian baru Covid-19 Omicron, kini.penularannya mulai meningkat.
Dilansir dari situs Sehat Negeriku Kemkes, pada Rabu (12/1) jumlah kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia kembali bertambah menjadi 66 kasus. Tercatat total kasus Omicron di Indonesia menjadi 572 kasus.
Lalu bagaimanakah antisipasidi Kota Seribu Sungai? Menjawab itu, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina memerintahkan untuk perketat pintu masuk kota.
"Pintu-pintu masuk yang harusnya kita jaga," ungkap Ibnu, Senin, (17/01/22)
Menurutnya, kasus masuknya virus ke suatu daerah berasal dari luar daerah. Ia mencontohkan yakni virus varian Delta yang penyebarannya cukup tinggi di Kota Seribu Sungai.
"Ketika kita tidak siap dipintu masuk, bagaimanapun juga dia pasti masuk di Banjarmasin. Kami harapkan perketat pintu masuknya baik laut maupun bandara," tuturnya.
Lantas, Ibnu pun meminta seluruh pintu masuk untuk memperketat sistem screening orang yang masuk dari luar daerah.
"Jadi betul-betul di screening, jangan sampai ada juga Antigen palsu. Betul-betul lah kita antisipasi, jangan sampai lolos," pungkasnya.
Ditanya terkait, kegiatan konser ataupun kegiatan yang menimbulkan keramaian, pucuk pimpinan Kota Seribu Sungai itu menegaskan bahwa itu masih dibatasi. Mengingat saat ini Kota Banjarmasin, masih berada pada PPKM level II.
"Kalau untuk konser besar itu belum, karena Presiden juga menekankan per 31 Desember sudah menetapkan, 2022 masih suasana pandemi," teranganya.
"Artinya ada level PPKM masing-masing daerah statusnya seperti apa. Intinya kita tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes) dan acara-acara memang dizinikan namun tetap ada pembatasan, untuk mencegah terjadinya penularan," pungkasnya.
Penulis : rian akhmad/ may



0 Komentar