Buntut Hilangnya Mur di Jembatan Bromo, Dinas PUPR Buat Laporan ke Polisi

hallobanua.com, Banjarmasin - Kasus hilangnya puluhan mur di Jembatan Antasan Bromo yang berlokasi di kelurahan Mantuil, Banjarmasin Selatan, membuat Dinas PUPR Kota Banjarmasin membawanya ke jalur hukum.

Plt Kepala Dinas PUPR Banjarmasin, Rini Subantari menyatakan secara resmi melaporkan kejadian tindak pidana pencurian itu ke pihak berwajib. Atas nama Pemko Banjarmasin laporan disampaikan pada 10 Januari 2022 tadi.

"Kita melaporkan peristiwa ke Polsek Banjarmasin Selatan. Pihak terlapor masih dalam penyelidikan," ungkapnya saat Konferensi Pers di Balai Kota, Selasa (11/01/22) kemaren. 

Sebelumnya diketahui, sebanyak 100 buah komponen mur M19 dengan material high tension steel (HTS) pada jembatan gantung Antasan Bromo hilang pada hari Rabu, (05/01/22) lalu. 

Adapun kerugian atas hilangnya mur yang terdiri dari drat kiri dan kanan di bagian batang penggantung diperkirakan mencapai sekitar Rp3.860.000. 
Rini pun menyampaikan, saat ini mur yang sesuai sebagai pengganti mur yang hilang telah dipesan oleh kontraktor pelaksana dan dalam proses pabrikasi di Jakarta. 
"Pemasangan mur kembali segera setelah pesanan diterima di Banjarmasin.

 Kemungkinan Senin (17/01/22), sudah kita pasang. Untuk biaya penggantian mur ini ditanggung oleh pihak kontraktor. Karena masih dalam masa pemeliharaan," terangnya. 

Mengantisipasi terulangnya peristiwa ini, pihaknya akan me las setiap mur pada batang penggantung, sehingga tidak mudah lepas. 

Tidak hanya itu, Pemko melalui Diskominfotik juga bakal merencanakan melakukan pemasangan CCTV di lokasi jembatan. 

"Tentu itu berguna untuk pemantauan dalam rangka pemeliharaan aset," tutupnya. 

Penulis : rian akhmad/ may

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya