hallobanua.com, Banjarmasin - Sejumlah warga berinisiatif menutup lubang drainase di trotoar kawasan Jl. S Parman Banjarmasin. Tepatnya trotoar didepan kantor PMI Provinsi Kalimantan Selatan
Hal itu dilakukan warga lantaran lubang-lubang drainase tersebut diketahui sudah sejak lama menganga.
Menurut Suharyanto warga Banjarmasin, kondisi drainase tersebut sejak 3 bulan lebih. Dirinya pun sangat menyayangkan hal tersebut.
"Saya kan rutin 3 bulan sekali donor disini, masih saja lobang ini ada," ungkapnya heran.
Oleh sebab itu, ia bersama rekannya yang lain berinisiatif menutup lubang-lubang dengan dana pribadi.
Terlebih dirinya secara pribadi, juga sempat hampir terperosok di lubang-lubang drainase itu, ketika akan mendonorkan darah di PMI.
"Jadi aksi ini dilakukan semata-mata atas nama kemanusian, guna mencegah munculnya korban," kata pria yang biasa disapa Yanto itu.
Diketahui, ada 5 lubang yang ditutup oleh pihaknya. Setelah itu, di bagian sisi penutup lubang disemen agar tidak mudah lepas.
"Biaya pembuatan tutup drainase dan keperluan lainnya sekitar Rp1 juta. Kita sengaja menggunakan kayu ulin agar bisa bertahan lama," jelasnya.
Yanto pun berharap, Pemerintah Daerah melalui instansi terkait yang punya kewenangan dapat lebih memperhatikan kondisi fasilitas publik. Apalagi fasilitas yang sangat berhubungan erat dengan masyarakat, salah satunya seperti trotoar di jalan-jalan utama.
"Kalau sepengetahuan kita cukup banyak lagi lubang-lubang drainase yang menganga. Terutama di sepanjang jalan S. Parman," pungkasnya.
Rian akhmad/may



0 Komentar