hallobanua.com, Banjarmasin - Dinas PUPR Kota Banjarmasin angkat bicara terkait fasilitas umum (Fasum) yang hilang di kawasan Siring Kampung Ketupat, yang berada di Kelurahan Sungai Baru, RT. 05, RW. 01, Kecamatan Banjarmasin Tengah.
Menurut Kepala Bidang Sungai di Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Hizbul Wathony, pihaknya masih mencari formula atau solusi, bagaimana agar sarana prasarana itu tak lagi dirusak atau bahkan hilang dicuri.
"Awal Januari itu, ketika ada bagian bak sampah hilang, kami memilih untuk melepas alias mengamankan yang lainnya. Soalnya, seperti sudah ada bekas congkelan," ucapnya, melalui sambungan telepon, (24/01/22).
Thony pun mengaku heran, dengan rusak hingga hilangnya fasilitas publik di kawasan siring yang baru selesai di 2021 lalu itu.
Menurutnya, masyarakat ingin kondisi fasilitas publik menjadi baik dan bagus tampilannya, namun malah ada oknum yang memanfaatkan hal itu.
Selain itu, ia tak menampik jika hilangnya fasum seperti bak sampah tersebut karena ada nilai harganya.
"Maka mudah sekali hilang dicuri. Kami masih mencari formulasinya ke depan, agar tidak lagi ada fasilitas publik yang hilang. Sementara ini bagian yang ada kami amankan. Dan rencananya akan kami diskusikan ke pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin," kata dia.
Lanjut Thony, ada kemungkinan keberadaan bak sampah itu akan diserahkan ke DLH. Pasalnya yang biasa mengangkut sampah di situ adalah petugas kebersihan.
"Nanti akan kami pikirkan bersama, apakah aluminium lapisan dalam bak sampah itu tetap kami letakan di situ, atau dibuka saja nantinya. Sekaligus berkomunikasi dengan pihak Satpol PP untuk melakukan pengawasan," Tutup Thony.
Penulis : rian akhmad/ may



0 Komentar