hallobanua.com, Banjarmasin - Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin bersama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan (Pemprov) Selatan dan Balai Wilayah Sungai Kalimantan III, kembali bakal melakukan penataan di kawasan Jl. Veteran Banjarmasin.
Sebelumnya, penataan kawasan Veteran sudah mulai dilaksanakan pada era Kepemimpinan Wali Kota Muhidin. Namun lama terhenti, dan kembali dilanjutkan di era kepemimpinan Ibnu Sina.
Bahkan, konsep Detail Engineering Design (DED) untuk penataan Veteran juga telah dibuat sejak 2016 lalu.
Terkait pembebasan lahan, tentunya pelakasamaam sepenuhnya dilakukan oleh Pemko Banjarmasin.
Meski begitu, rupanya masih ada beberapa lahan yang belum dibebaskan oleh Pemko Banjarmasin.
Dimana lokasi yang baru dibebaskan, baru mulai dari belakang kawasan Klenteng hingga pasar Kuripan.
"Akan kita lanjutkan bertahap dari pasar Kuripan sampai ke Sungai Lulut. Ditahun 2023 kita alokasikan anggaran," ujar Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina.
Oleh karena itu, untuk sementara pengerjaan kawasan Veteran akan dilakukan di lokasi yang sudah dibebaskan.
Ibnu memaparkan, di lokasi itu akan dilakukan pemancangan tiang pile slab dan penguatan tebing.
Setelah itu akan dibangun jalan lingkungan di seberang sungai, sehingga posisi sungai berada di tengah.
"Jembatan-jembatan penyeberangan yang ada juga akan kita hilangkan. Lalu kita bangunkan jembatan khusus, misalnya jaraknya per 30 meter sampai per 50 meter. Jadi tidak lagi semua ruko bisa membuat jalan atau jembatan sendiri. Karena jalan lingkungan sudah berfungsi," paparnya.
Dengan ditatanya kawasan veteran tersebut, Ibnu pun berharap agar musibah Banjir awal tahun 2021 lalu tidak terjadi kembali.
"Harapannya setelah kanal veteran ini terkoneksi dengan baik. Kejadian banjir tidak terulang lagi," pungkasnya.
rian akhmad/ may



0 Komentar