hallobanua.com, Banjarmasin - Puluhan mur penyangga di Jembatan Pulau Bromo, di Kawasan Jl. Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, banyak hilang dan lepas.
Kondisi itu membuat warga khawatir, apalagi mereka yang melintas di jembatan yang menjadi ikon bagi Kota Seribu Sungai.
Hilangnya mur-mur di jembatan ekowisata itu, turut viral di salah satu akun instagram @wargabanua.
"Ini kira-kira hilang sendiri atau sengaja dilepas atau dicuri orang?," tulisnya dalam caption foto.
Padahal jembatan yang menghubungkan warga Mantuil dan Pulau Bromo tersebut baru berumur setahun, usai diresmikan pada tanggal 30 Desember 2020 lalu, oleh Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina.
Dengan kondisi tersebut, Aida salah satu warga yang datang untuk berwisata ke kawasan tersebut mengaku khawatir.
"Baru dua kali kesini. Dan baru tahu juga kalau ada sebagian mur baut seling jembatan yang lepas," ucap warga Banjarbaru itu.
Ia bahkan menyayangkan hal tersebut terjadi di jembatan yang berdesain roller coaster itu.
"Sangat disayangkan. Karena ini fasilitas publik. Dan berbahaya juga jadinya kalau sampai ada yang lepas (mur)," tuturnya.
Terpisah, Kabid Jembatan Dinas PUPR Banjarmasin, Thomas Sigit Mugiarto mengaku sudah memeriksa, dan menghitung jumlah mur yang hilang.
Adapun mur yang hilang ujarnya yakni di bagian penggantung/hanger yang menghubungkan struktur lantai/deck ke kabel penggantung utama/main cable.
"Jumlahnya lebih dari 80 buah," ujarnya, Sabtu, (08/01/22)
Terkait itu, Sigit pun mengaku bahwa kontraktor pelaksana sedang melakukan pemesanan mur ke pabrikan di Jakarta.
Bukan tanpa alasan, karena mur tersebut sulit mendapatkannya di pasaran karena terbuat dari material HTB (high tension bolt).
"Diharapkan dalam 4 hari kedepan sudah datang dan bisa dipasang kembali," tutupnya.
Penulis : rian akhmad/ may
Kota bjm



0 Komentar