hallobanua.com, Banjarmasin - Kanker Servick atau kanker leher rahim merupakan pembunuh nomor satu di dunia bagi kaum wanita. Usia produktif atau diatas 35 tahun rentan terhadap kanker Servick jika penangananya lamban .
Ketua Bidang 1 TP PKK Kota Banjarmasin Hj. Hardianti Arifin memberikan edukasi sekaligus memotivasi para ibu-ibu di kelurahan Teluk Tiram agar sedini mungkin memeriksakan kondisi payudara dan leher rahim ke pusat-pusat kesehatan.
"Pentingnya memeriksakan alat reproduksi wanita sedini mungkin demi mencegahnya terjadinya kanker leher rahim (serviks) pada wanita produktif, "kata Hj. Hardianti Arifin, Kamis (27/1).
Menurut istri Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor tersebut, agar ibu-ibu rutin memeriksakan kesehatan leher rahim dan payudara karena setiap wanita rentan terhadap kanker leher rahim ataupun kanker payudara.
"Kanker leher rahim adalah pembunuh nomor satu bagi wanita, dan nomor dua adalah kanker payudara, "ujarnya.
Menurutnya lagi, banyak kasus kematian pada wanita karena mengidap kanker leher rahim akibat mengabaikan atau tidak pernah melakukan test IVA (Inspeksi Visual dengan asam asetat). Pengobatan pun telat setelah kangker sudah menggerogoti organ -organ lain ditubuh.
Makanya ia meminta para ibu-ibu untuk mengenali gejala kanker leher rahim tersebut sedini mungkin juga. Diantaranya, keputihan yang lama, pendarahan setelah berhubungan badan, pendarahan di luar masa haid, jumlah darah haid yang tidak normal, pendarahan pada masa menopause, keputihan bercampur darah dan nanah, bila sudah parah BAB dan kencing bercampur darah.
"Karena gejala awalnya tidak kelihatan, tidak terasa sakit namun lama kelamaan jika tak diperiksakan sedini gejala kanker sudah masuk stadium yang parah,"jelasnya.
Ditambahkannya lagi, faktor lain pencetus kanker leher rahim yakni merokok, berganti-ganti pasangan seksual,usia hubungan seks dibawah 20 tahun, ibu atau saudara perempuan terkena kanker serviks. Dampak lainnya imun menurun, penyakit menular.
"Saya harap para ibu-ibu di kota ini dari usia 35 tahun keatas untuk rutin satu tahun sekali memeriksakan atau kelakukan tes IVA di puskesmas, "ujarnya.
Layanan pemeriksaan kesehatan alat reproduksi ini gratis bagi warga Banjarmasin.
Dya/ may



0 Komentar