| Kawasan Siring Ketupat |
hallobanua.com, Banjarmasin - Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terus mempercantik beberapa kawasan di Kota Banjarmasin.
Salah satunya yakni pembangunan kawasan Siring Kampung Ketupat, Jl. Sungai Baru, Kelurahan Sungai Baru, Kecamatan Banjarmasin Tengah.
Diketahui, Dinas PUPR Kota Banjarmasin membuat siring dan membenahi lantai siring dan pagar-pagarnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga mendirikan sarana prasarana penunjang seperti gazebo, bangku panjang, tugu ketupat, hingga bak sampah.
Diketahui, pembenahannya sendiri menggelontorkan dana yang tidak sedikit, sebesar Rp1,2 miliar.
Namun sayangnya, di kawasan siring yang tepatnya dibagian Kelurahan Pekapuran Laut dekat Plaza Mitra kawasan tersebut terlihat sepi, membuat tindak kejahatan atau pencurian marak terjadi.
Bahkan, menurut M Zaini, salah satu warga Kelurahan Sungai Baru RT.05 RW. 01, mengungkapkan, di akhir pekan, kawasan itu juga kerap tempat berkumpulnya anak muda bahkan kerap terjadi tawuran
"Ada juga remaja yang ngelem. Kami di sini sudah sering memberikan teguran. Menjauh hari ini, tapi mereka kembali lagi di lain hari. Heran juga," ungkapnya saat ditemui awak media.
Hal senada juga diakui Ketua RW 1 di Kelurahan Sungai Baru, Pantjaguna Pangestu.
Ia pun minta Pemko Banjarmasin melalui instansi terkait bisa mengambil sikap, yakni dengan mendirikan pos jaga, di kedua ujung siring.
Baik yang ada di kawasan Kelurahan Sungai Baru, dan Pekapuran Laut. Lalu meletakan petugas Satpol PP bekerja sama warga setempat di dalamnya.
"Yang rawan itu biasanya malam Minggu atau saat akhir pekan. Dengan adanya pos jaga itu, selain untuk menjaga keberadaan fasilitas umum, juga untuk mengantisipasi adanya remaja ngelem dan lain sebagainya," tutupnya.
Lantas, bagaimana kedepannya terkait pengamanan siring tersebut?
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kota Banjarmasin, Ahmad Muzaiyin pun berjanji, kedepannya nantinya, pihaknya akan memantau kawasan tersebut.
"Kami baru tahu kalau kawasan itu sering menjadi tempat tawuran. Nanti akan kami tindaklanjuti dan berpatroli ke arah situ," ungkapnya melalui sambungan telepon.
Ada pun terkait pembangunan pos jaga, Muzaiyin mengklaim bahwa di dekat kawasan itu sebenarnya sudah ada pos yang dibangun. Tepatnya, tak jauh dari posisi maskot Patung Bekantan.
"Sekarang ini kami masih melakukan pembenahan di kalangan personel Satpol PP. Tapi, nanti akan kami instruksikan untuk melakukan pemantauan," tutupnya.
rian akhmad/ may



0 Komentar