Stok Vaksin untuk Anak Mulai Menipis

hallobanua.com, Banjarmasin - Pemko Banjarmasin terus berupaya untuk meningkatkan capaian vaksinasi, khususnya bagi anak di usia 6 sampai 11 tahun. 

Sebelumnya, partisipasi dari orangtua didik untuk memvaksinkan anaknya masih terbilang rendah. 

Namun, seperti disampaikan Wali Kota Banjarmasin bahwa saat ini keikutsertaan anak didik untuk bervaksin mulai meningkat. 

"Tadi bagus laporannya. Malah di SDN Kuripan 2  membludak," ungkap Ibnu, Rabu, (19/01/22). 

Menurutnya, saat ini anak didik di Banjarmasin sudah banyak yang mengikuti program vaksin dari pemerintah tersebut. 

"Bahkan, dengan sukarela orang tuanya minta divaksin anaknya," tuturnya. 

Alhasil, stok vaksin untuk anak habis dan dialihkan ke Polresta Banjarmasin. 

"Ada 280 berapa tadi. Artinya orang tua murid punya pemahaman tentang vaksin seperti apa," kata Ibnu. 

Ditanya apakah ada himbauan untuk orang tua murid yang masih belum yakin akan vaksinasi anak? Ibnu bilang hal itu merupakan hal yang wajar. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Machli Riyadi mengakui bahwa ketersediaan vaksin untuk anak terbatas. 

"Karena vaksinnya hanya Sinovac saja yang disuntikan ke anak-anak. Dan ketersediaanya itu terbatas sekali," ungkapnnya Selasa, (18/01/22) kemarin. 

Machli mengungkapkan, target vaksinasi anak di Kota Seribu Sungai ini yakni sebanyak 71 ribu lebih. 

Untuk mencapai target itu, Dinkes pin berencana akan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin untuk melaksanalan vaksinasi anak di sekolah. 

"Tentunya ini PR yang besar sekali, sehingga kita melalui Disdik akan menghimpun sekolahnya dan menginformasi kepada seluruh orang tua siswa agar berkenan mendampingi anaknya divaksin," pungkasnya. 

rian akhmad/ may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya