hallobanua.com Banjarmasin - Pemko Banjarmasin menargetkan membuka 10 destinasi wisata di kota pada 2022.
Tiga diantaranya sudah resmi dibuka yakni wisata pulau Bromo, wisata Kuin Kacil, dan kuliner Arabian Food di AKT Banjarmasin Tengah dan yang akan menyusul destinasi Mewarung di Sungai Jingah.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin Ikhsan Al Haq menjelaskan, sebelum diijinkan membuka destinasi wisata pihaknya mengevaluasi kesiapan destinasi wisata tersebut.
Terutama terhadap komitmennya menjalankan CHSE atau Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) yang merupakan program Kemenparekraf dalam protokol kesehatan.
"CHSE syarat mutlak yang diprogramkan Kemenparekraf sebagai standar baru dalam usaha kepariwisataan, "ujar Ikhsan, Jumat (7/1/22).
Kesiapan dibukanya pariwisata lainnya dinilai dari sarana dan prasarana wisata, seperti disediakan tempat cuci tangan, toilet umum, tempat penjualan oleh -oleh dan cenderamata dan fasilitas lain terkait kenyamanan pengunjung.
"Dari depan pintu gerbang masuk kawasan wisata harus menyediakan tempat cuci tangan dan sabun serta petugas yang mengingatkan prokes covid-19 untuk mencek suhu tubuh dan selalu mengingatkan selalu mengenakan masker, "tuturnya.
Syarat lainnya yakni destinasi wisata tersebut juga harus mengantongi ijin dari Satgas Covid-19 dari kelurahan atau kecamatan setempat.
"Syarat itu yang harus dikantongi, sebelum proses ijinnya terbit tim verifikator langsung menilai ke lapangan, "katanya.
Iksan menambahkan, CHSE ini diberikan gratis dan berlaku satu tahun, jika berjalan baik bisa diperpanjang.
Lurah Pasar Lama Banjarmasin Tengah, Yandi Gunawan menyampaikan, harapan baru dengan dibukanya kembali kuliner arabian food bagi warganya.
"Moment ini ditunggu-tunggu masyarakat setelah masa pandemi covid-19, wisata arabian food yang sudah mengalami vakum dua tahun berharap dibukanya kuliner di kampungnya dapat menggairahkan lagi usaha UMKM mereka, "ujar Yandi.
Ia pun tetap menegaskan bahwa dengan diijinkan lagi membuka wisata kampung arabian ini warga tetap komitmen menjaga protokol kesehatan covid-19 terutama terharap pedagang dan pengunjung agar selalu menggunakan masker.
Harapan ke depan, jika berjalan baik kuliner arabian food akan menambah lagi deretan stand jajanan Arab serta melengkapi dengan berbagai fasilitas permainan air untuk memanjakan pengunjung.
Dya/ may



0 Komentar