hallobanua.com, Banjarmasin - PKK Kota Banjarmasin memiliki 10 program pokok dalam mendorong pembangunan daerah. Dalam menjalankan program tersebut perlu ada sinergi dan kolaborasi SKDP terkait agar tujuan berjalan optimal.
Melalui rapat Lintas Sektor terkait 10 program PKK tersebut, Wali Kota Banjarmasin H.Ibnu Sina berpesan agar program PKK bisa saling sinergi dengan program lainnya, seperti bidang pendidikan kesehatan dan kesejahteraan keluarga.
"Pembangunan kesehatan dan gizi memerlukan peran aktif semua pihak termasuk masyarakat sebagai integral menyatu dari upaya pembangunan, "kata Ibnu Sina, Selasa (18/1/22).
Selain itu, peran PKK menjadi salah satu pendorong dan penggerak yang strategis untuk pembentukan karakter dan meningkatkan kualitas keluarga.
Upaya mempercepat program pemberdayaan masyarakat maka diperlukan peran aktif semua pihak baik itu dari pemerintah dan masyarakat.
Ketua TP.PKK Kota Banjarmasin Hj.Siti Wasilah mengatakan, program unggulan dengan target untuk 2022 yakni pengasuhan anak, peningkatan pendataan keluarga dan pengelolaan halaman pekarangan dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat kota Banjarmasin agar lebih optimal.
Ada juga tiga program prioritas selain 10 program pokok PKK mengingat Banjarmasin sebagai barometer kabupaten kota sekalsel.
"Dengan ini kami memiliki komtmen untuk meningkatkan kualitas posyandu dengan membentuk posyandu berintegrasi,"katanya.
Pada masalah pendidikan maka akan ditambah lagi PAUD Holistik Berintegrasi untuk peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.
Selain itu masalah pembinaan keluarga dimana Banjarmasin merupakan penduduk yang paling banyak di Karl dengan permasalah komplek.
"Kami PKK juga memiliki.komitmen untuk memaksimalkan tim pembina kesejahteraan kelurga seperti yang diharapkan pemerintah propinsi Kalsel, "katanya.
Dengan program tersebut, dia berharap di Banjarmasin tidak ada lagi kelurahan miskin, anak stunting karena pendidikan yang rendah.
Menurut istri Wali Kota Ibnu Sina, sebagai mitra pembangunan PKK juga harus membantu mendorong masyarakat yang tinggal di kelurahan miskin menjadi lebih kreatif inovatif sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Dengan adanya penetapan kelurahan sasaran maka bersama SKPD terkait akan saling berkolaborasi memperbaiki masalah kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan keluarga di Banjarmasin.
Dya/ may



0 Komentar