hallobanua.com, Banjarmasin - Hingga saat ini, Pasar Terapung Siring Pierre Tendean Banjarmasin masih belum beroperasi.
Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banjarmasin, Ikhsan Alhak, dikarenakan anggaran ditahun 2022 belum dicairkan.
"Saat ini pasar terapung masih ditutup, karena secara teknis anggaran operasional tahun 2022 belum bisa dilaksanakan," ujar Ikhsan Alhak. Minggu (16/1/2022).
Agar Pasar Terapung Siring Pierre Tendean bisa beroperasi, Disbudpar Kota Banjarmasin harus menyediakan uang transport bagi para pedagannya.
Ikhsan menjelaskan, satu kali beroperasi, Disbudpar Kota Banjarmasin menganggarakan uang transport Rp 100 ribu per satu pedangang.
Biasanya, setiap satu pekan sekali pedagang yang datang, berjumlah antara 50 sampai 60 orang.
"Masing-masing Rp 100 ribu, setiap akhir pekan ada sekitar 50 sampai 60 pedagang yang datang," paparnya.
Sebelumnya selama 2 tahun pandemi Covid-19 melanda Kota Seribu Sungai, Pasar Terapung Siring Piere Tendean sama sekali tidak beroperasi.
Namun, memasuki akhir Tahun 2021, Pasar Terapung Siring Piere Tendean kembali beroperasi, meski hanya selama 4 pekan dalam tahap uji coba.
Pihaknya pun berharap, pasar terapung itu bakal kembali buka pada Maret 2022, saat anggaran di Disbudpar Kota Banjarmasin mulai direalisasikan.
"Semoga bulan Maret sudah bisa dijalankan," pungkasnya.
rian akhmad/ may



0 Komentar