hallobanua.com, Banjarmasin - Tutup drainase atau saluran air milik PUPR Banjarmasin, kembali hilang disekitaran kawasan Jl. Kuin Selatan, Kelurahan, Kuin Cerucuk Banjarmasin, Banjarmasin Barat.
Akibatnya, ini jadi peringatan kepada para pengendara maupun pejalan kaki agar lebih berhati-hati ketika melintas di kawasan itu.
Syarbani, Ketua RT. 8 RW 01, Kuin Ceruku, mengungkapkan tutup drainase tersebut diketahui hilang sejak sebelum tahun 2022.
"Itu sekitar tanggal 30 atau 31 Desember sudah hilang," ungkap Ketua RT. 08 itu, Kamis, (20/01/22).
Ia menuturkan, awalnya hanya satu tutup drainase saja yang hilang. Namun, berselang beberapa hari, tutup drainase lainnya turut ikut menghilang.
"Kalau dihitung-hitung di RT. 08 ya, ini sebanyak 7 buah yang hilang. Namun masih ada 1 tutupnya tertinggal, dan dimasukkan kedalam lobangnya," ujarnya.
Pria 48 tahun itu juga menduga bahwa para pelaku pencurian tutup drainase ini, menggunakan alat pencungkil yang disebut tirak.
Warga pun kata dia, juga pernah sempat mempergoki para pelaku beraksi bahkan di siang hari.
"Pelaku ini ada yang berkendara roda dua, bahkan roda empat. Bahkan kemarin ada yang lihat siang. Tapi kebanyakan itu dia beraksi pada malam hari, sekitar pukul 01.00 sampai jam 04.00 wita," katanya.
Melihat kondisi itu cukup membahayakan pengendara, dirinya bersama warga pun berinisiatif meletakkan penanda seperti ban bekas serta kayu panjang di lokasi lubang tersebut.
Apalagi kata dia, bahkan ada pengendara yang terperosok kelubang itu.
rian akhmad/ may



0 Komentar