Wali Kota Banjarmasin Duduki Kepengurusan di Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI), Kembangkan Kota Banjarmasin Menjadi Kota Pusaka

Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina bersama Ketua JKPI Bima Arya dan pengurus lainnya

hallobanua.com, Banjarmasin – Satu kebanggaan bagi Kota Seribu Sungai, pasalnya, Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina terpilih dan masuk dalam kepengurusan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) periode 2021-2024.

Atas kepercayaan itu, Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina mengaku bersyukur diberikan amanah bersama 8 kepada daerah lainnya di Indonesia untuk menjalankan roda organisasi.

“Dengan masuknya kami di pengurusan JKPI pusat ini bisa  menjadi salah satu kesempatan bagi Kota Banjarmasin untuk melestarikan peninggalan-peninggalan sejarah di kota ini dan memiliki kesempatan juga untuk bisa menjadi tuan rumah apakah kongres atau rakernas atau kegiatan JKPI lainnya sehingga kita bisa dikenal untuk menjadi kota pusaka,” ungkap Wali Kota Banjarmasin.

H Ibnu Sina juga Ketua Umum DPD Partai Demokrat Kalimantan Selatan ini, mengungkapkan heritage city sebuah kota yang didedikasikan bagi kota-kota yang memiliki sejarah, oleh karena itu Kota Banjarmasin masuk dalam jejaring kota pusaka Indonesia.

“Bukan tanpa alasan Banjarmasin memiliki banyak sekali sejarah yang harus kita angkat dan lestarikanpelihara dan wajib kita jaga,” tutur Ibnu Sina.

Dikatakan Ibnu Sina Banjarmasin sendiri banyak memiliki situs-situs sejarah dan kekayaan kebudayaan.

“Siapa lagi kalau bukan kita warga Kota Banjarmasin yang wajib melestarikan, mengamankan dan menjaga situs-situs bersejarah tersebut yang usianya lima puluh hingga lebih 100 tahun,” timpal Ibnu Sina.

Saat ini, lanjut Ibnu  Sina untuk turut menyukseskan program di JKPI, Pemko Banjarmasin mulai mematangkan program full heritage urban landscape, sebuah landscape kota yang memiliki warisan budaya dan sejarah,  tinggal bagaimana membangunnya.

“Tahun lalu kita dapat program tersebut dari kementrian pendidikan dan kebudayaan Belanda hanya satu kota di Indonesia dalam satu tahun, sebelumnya di Kota Belitung, dan kita dapat tahun lalu. Mudah-mudahan kita dapat bermanfaat untuk pengembangan kota pusaka,” pungkas Ibnu Sina.

Sekadar diketahui, JKPI yang diketuai oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto itu, memberikan kepercayaan kepada Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina bersama 8 kepala daerah lainnya yang menduduki jabatan sebagai pengurus di JKPI.

Berdasarkan hasil Kongres V JKPI di Puri Begawan Kota Bogor pada awal Desember 2021 lalu, Bima Arya terpilih menjadi Ketua Presidium Jaringan kota Pusaka Indonesia periode 2021-2024.

Sekadar diketahui, Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) merupakan sebuah jaringan antarkota di Indonesia. Saat ini, JKPI beranggotakan 73 kota/kabupaten di Indonesia.

JKPI yang didirikan pada 2008 lalu di Kota Solo Jawa Tengah, saat itu dideklarasikan oleh 12 kepala daerah dari seluruh Indonesia, merupakan sebuah organisasi yang bertujuan menjaga kelestarian benda cagar budaya (BCB) peninggalan sejarah di tanah air.

Dan, JKPI ini perannya dinilai sangat penting dalam upaya sosialisasi peraturan perundang-undangan tentang perlindungan benda cagar budaya.

Penulis : rian akhmad/may
Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar

Hallobanua

Follow Instagram Kami Juga Ya