hallobanua.com, BANJARMASIN - Puluhan PSK, gelandangan dan pengamen (Gepeng) serta badut jalanan terjaring razia Cipta Kondisi (Cipkon) yang digelar oleh Satpol PP Banjarmasin, pada Jumat, (25/03/22) dini hari.
"Hari ini kita dapati 26 orang. ada 13 orang pengamen, 1 badut dan 12 PSK,"Ucap Kasatpop PP Banjarmasin, Akhmad Muzaiyin, Sabtu, (26/03/22).
Berawal dari apel di Balai Kota Banjarmasin, razia cipkon menyambut menjelang datang bulan suci Ramadan tersebut menyisir beberapa lokasi yang digunakan para PSK, gepeng dan Badut untuk mangkal.
Seperti kawasan Pasar Sudimampir, Harum Manis, perempatan P Antasari hingga Kawasan Jl. Gatot Subroto.
"Semuanya didapati tersebar di beberapa titik di Kota Banjarmasin," ujarnya.
Selain itu, Muzaiyin bilang, razia cipkon merupakan tindaklanjut laporan masyarakat terkait aktivitas para pengamen dan anak jalanan yang berkegiatan malam hari dipersimpangan jalan.
"Tentunya itu membahayakan pengendara dan juga para pengamen dan peminta-mintanya juga," tuturnya.
Kedepannya, ia mengaku bakal melakukan pemantauan berkelanjutan dibeberapa titik yang diindikasi menjadi tempat mangkal para gepeng dan PSK.
Usai digiring ke Balai Kota, puluhan orang tersebut langsung dilakukan pendataan dan diaerahkan ke Rumah Singgah milik Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarmasin.
"Rencananya ke 26 orang ini diserahkan ke rumah singgah. Namun barang-barang mereka juga kita amankan, terutama peralatan yang mendukung mereka melakukan kegiatan dipersimpangan," pungkasnya.
Penulis : rian akhmad/ may
Kota bjm



0 Komentar